Pegawai Dikbud
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, melepas enam pegawai yang memasuki purnabakti tahun 2019, di aula dinas setempat, Selasa (17/12/2019).
Walikota
Hari PGRI
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan
Kepala Disdikbud Kota (tengah) tabur bunga di TMP.
Purnabakti
Sekretaris Disdikbud Bandar Lampung, Eka Afriana, S.Pd., M.Si (tengah), saat memberi ucapan kepada pegawai purnabakti.
Bapak Walikota
Dalam Rangka Pembukaan Penguatan Kepala Sekolah
Sekretaris DIKBUD
Sekretaris Disdikbud menerima plakat Korlantas Polri.
Kunjungan Komisi IV DPRD Muara Enim
Sekretaris Disdikbud Kota Eka Afriana, S.Pd., M.Si didampingi Kabid Dikdas Mega Puri, S.Pd., M.M dan Korwas Drs. Suwandi Umar, M.Pd, berfoto bersama anggota Komisi IV DPRD Muara Enim, Sumatera Selatan.
Kunjungan Komisi IV DPRD Muara Enim
Sekretaris Disdikbud Kota Eka Afriana, S.Pd., M.Si saat menyalami Ketua Komisi IV DPRD Muara Enim, Jonidi, S.H. Kunjungan Komisi IV ingin mempelajari sistem mekanisme kesejahteraan guru honor.
 

Selamat Datang di Website Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung

Website ini disediakan sebagai pusat media informasi khususnya dunia Pendidikan untuk wilayah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung. Pengelolaan yang disediakan dalam website ini meliputi Data Pokok Pendidikan (Dapodik) seperti NISN,  NPSN dan NUPTK. NISN adalah Nomor Unik Siswa Secara Nasional, NPSN adalah Nomor Pokok Sekolah secara Nasional sedangan NUPTK adalah Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan secara Nasional. Selain data dimaksud juga disediakan Informasi berupa Berita Perkembangan dan Kegiatan serta Agenda terkait dengan dunai Pendidikan di Kota Bandar Lampung. Kami mengharapkan ada masukan berupa saran guna pengembangan web ini dengan memberikan komentar pada kontak Post Comment di setiap konten yang tersedia

Semoga dengan hadirnya website ini dapat memberikan informasi layanan yang akurat dan akuntabel bagi dunia pendidikan khususnya di Kota Bandar Lampung.

Salam

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung

 

Ir. DANIEL MARSUDI

Verval GTK

Sistem aplikasi Verval GTK digunakan untuk memvalidasi data master GTK dan juga untuk memproses penerbitan NUPTK bagi GTK yang sudah memenuhi persyaratan. Sistem aplikasi ini melibatkan operator-operator Sekolah, Disdik, Ditjen GTK, dan PDSPK. Bagi anda yang sudah terdaftar di Jaringan Pengelolaan Data Kemendikbud (sdm.data.kemdikbud.go.id) dapat mengoperasikan sistem aplikasi ini. Silakan klik disini bila anda akan mengoperasikannya.

Penerbitan Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK) merupakan bagian dari pengelolaan master referensi pendidik dan tenaga kependidikan sejalan dengan permendikbud Nomor 79 tahun 2015 bahwa penerbitan dan pengelolaan master referensi pendidikan merupakan tugas Pusat Data dan Statistik Pendidikan dan Kebudayaan (PDSPK).

Petunjuk pelaksanaan penerbitan NUPTK ini bertujuan untuk memberikan acuan kepada semua pihak yang terlibat agar memiliki pandangan yang sama dalam memahami peraturan Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 1 tahun 2018 tentang petunjuk teknis penerbitan NUPTK. Mekanisme penerbitan NUPTK yang sudah berjalan sampai saat ini adalah Operator sekolah memastikan PTK yang akan diajukan agar diberikan NUPTK terdata dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebagai calon penerima NUPTK serta melampirkan dokumen yang dibutuhkan, Dinas pendidikan memverifikasi dan validasi dokumen yang dilampirkan pada saat pengajuan NUPTK dari segi legalitas dan keabsahan dokumen yang dilampirkan, LPMP memastikan kembali kesesuain dokumen yang dilampirkan, dan PDSPK memverikasi ulang dokumen yang dilampirkan apabila sudah sesuai maka segera diterbitkan NUPTK.

Kami mengucapkan banyak terima kasih kepada semua pihak yang sudah berpatisipasi dalam menyusun petunjuk pelakasanaan penerbitan NUPTK ini, sehingga dihasilkan buku petunjuk pelaksanaan ini yang dapat mempermudah dalam penerbitan NUPTK.

Download Juknis Pengajuan NUPTK

Cetak Status NUPTK

LIHAT NPSN SD_SMP

LIHAT NPSN PAUD

 

Silahkan Download Formulir Pengajuan NPSN Baru disini

Ajukan Online Melalui menu Form Online

Yth. Bapak/Ibu
1. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi
2. Kepala Dinas Pendidikan             Kabupaten/Kota
3. Kepala LPMP
4. Kepala SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB
di seluruh Indonesia


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh


Sekretaris Jenderal Kemendikbud selaku Plt Dirjen Dikdasmen telah mengeluarkan Surat nomor: 15709/D/TU/2019, Hal: Percepatan Pengisian Dapodik. Melalui surat ini Dirjen Dikdasmen kembali mengingatkan tentang pelaksanaan Permendikbud nomor 79 Tahun 2015 Tentang Dapodik bahwa setiap sekolah minimal 2 kali dakam 1 tahun untuk melakukan updating data Dapodik.

Melalui surat ini juga disampaikan bahwasanya data yang telah diisikan ke dalam Dapodik oleh operator sekolah harus dilakukan validasi dan verifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi, Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota, LPMP, Pengawas Sekolah dan unsur terkait lainnya untuk menjamin kebenaran data di dalamnya. Kemudian jika terindikasi adanya ketidakbenaran data dengan kondisi riil di sekolah untuk melakukan klarifikasi dan audit dan menerapkan kebijakan reward dan punishment.

Proses validasi dan verifikasi sangat penting untuk dilakukan mengingat data yang bersumber dari Dapodik digunakan sebagai bahan perencanaan, pengambilan kebijakan dan keputusan strategis di Lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Demikian informasi yang kami sampaikan, file surat edaran selengkapnya dapat diunduh pada lampiran berita ini. Atas perhatian dan kerja sama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.


Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.


Salam Satu Data,

Admin Dapodikdasmen

 

 

LAMPIRAN

Link Unduhan Surat Edaran Dirjen Dikdasmen Tentang Percepatan Pengisian Dapodik

Berita Walikota

PGRI Kota Bandar Lampung, peringati Hari Guru Nasional (HGN) dan HUT ke-74 PGRI, di GSG Karya Bakti Kwartir Cabang Pramuka, di Jalan Kepayang, Rajabasa, Bandar Lampung, Rabu (11/12/2019).

Kegiatan yang diikuti ribuan anggota PGRI kota, turut dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Drs. Herman HN, M.M, beserta istri yang juga Ketua TP PKK Dr. Eva Dwiana, M.Si, Kepala Disdikbud Kota Ir. Daniel Marsudi, serta forum komunikasi pimpinan daerah.

Ada hal cukup mengharukan pada kegiatan tersebut. Yakni, sejumlah perwakilan mahasiswa penerima beasiswa dari pemerintah kota, naik ke atas panggung menyampaikan untaian kata, karena telah diterima pada perguruan tinggi di Lampung.

 

Mereka adalah perwakilan mahasiswa dari Universitas Lampung, Institut Teknologi Sumatera, dan Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung. Beasiswa itu diterima mereka melalui program bina lingkungan jalur prestasi dan keluarga kurang mampu.

Dalam untaian kata, perwakilan mahasiswa mengucapkan rasa syukur dan terimakasih tak terhingga kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung, khususnya Wali Kota Herman HN yang telah membantu masyarakat kota memeroleh pendidikan tinggi.

Menurutnya, program tersebut sangat membantu meringankan biaya pendidikan. Mereka berharap, program tersebut dapat berkelanjutan dan berjalan hingga di masa mendatang. “Kami ingin, hal ini dapat dirasakan juga oleh adik-adik kami ,” katanya.

Sementara Wali Kota Herman HN mengatakan, memberi beasiswa kepada masyarakat di Kota Bandar Lampung sudah menjadi tanggungjawab pemerintah, guna meningkatkan akses dan kesempatan belajar bagi peserta didik.

Menurutnya, beasiswa yang diberikan kepada masyarakat di Kota Tapis Berseri, ini mulai dari jenjang pendidikan dasar hingga perguruan tinggi. Bahkan katanya, penerima beasiswa tersebut mampu menjadi lulusan terbaik di perguruan tinggi.

 

“Beasiswa itu bagian dari mencerdaskan anak-anak bangsa. Tidak hanya pada jenjang Sarjana atau S1 saja. Bila mereka berprestasi, kami juga telah siapkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikan pada program Pascasarjana atau S2,” ujarnya.

Pada kegiatan itu, juga dilakukan penganugerahan kepada tokoh masyarakat peduli terhadap pendidikan atau penghargaan Dwija Praja Nugraha dari PGRI. Penghargaan  tingkat provinsi diberikan kepada Wali Kota Herman HN. Sedangkan tingkat kota, kepada Ketua TP PKK Eva Dwiana Herman HN.

Kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan pengukuhan pengurus PGRI Tingkat Kota Bandar Lampung untuk masa bakti 2019 – 2024 oleh Wali Kota. Pada periode itu, PGRI kota dinahkodai oleh Drs. Yuni Herwanto, M.Pd, yang juga Kepala SMP Negeri 24 Bandar Lampung.

 

Sementara, Ketua PGRI Kota Yuni Herwanto dalam keterangannya mengatakan, kegiatan HUT ke-74 PGRI dan HGN merupakan momentum untuk mengajak kerjasama seluruh guru dalam membangun pendidikan berkualitas.

Menurutnya, peran guru sangat dibutuhkan dalam mencerdaskan anak bangsa. “Melalui momentum ini, diharapakan guru mampu memberikan yang terbaik kepada siswa di kelas. Guru tidak dapat digantikan dengan teknologi,” ujar dia.

Kemudian Kepala Disdikbud Bandar Lampung Daniel Marsudi menambahkan, peringatan HUT ke-74 PGRI dan HGN momentum meningkatkan silaturahmi dan kekompakan antarguru se-Kota Bandar Lampung. “Tentu hal ini sangat baik dalam menjalin silaturahmi,” kata dia.

 

Seperti diketahui, hari lahir PGRI pada 25 November 1945. Sebagai penghormatan kepada guru, Pemerintah RI dengan Keputusan Presiden Nomor 78 Tahun 1994, menetapkan hari lahir PGRI tanggal 25 November sebagai Hari Guru Nasional, dan diperingati setiap tahun.

Wali Kota Bandar Lampung Drs. Herman HN, M.M, membuka pendidikan dan pelatihan penguatan kepala TK, SD, dan SMP, di Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, Sabtu (5/10/2019) malam.

Wali Kota yang pada kesempatan itu didampingi Asisten III Bidang Administrasi dan Umum Drs. Saprodi, M.Pd, mengajak peserta diklat untuk mengikuti diklat sebaik mungkin, sehingga ilmu diperoleh dapat memajukan sekolah.

“Saya minta Bapak dan Ibu mengikuti diklat penguatan kepala sekolah hingga berakhir. Diklat ini dapat meningkatkan keilmuan dan wawasan kepala sekolah,” ujar dia disambut riuh tepuk tangan peserta diklat itu.

Menurutnya, kepala sekolah mempunyai tanggungjawab yang besar dalam memajukan pendidikan, serta menjadi contoh bagi guru dan siswanya. “Saya minta kepala sekolah setiap hari mengawasi guru dan siswanya,” ujar dia.

Lebih lanjut dia mengatakan, diklat penguatan kepala sekolah, ini merupakan syarat memperoleh Tunjangan Profesi Guru (TPG). “Mengikuti diklat ini supaya tunjangan sertifikasi Bapak dan Ibu tidak hilang,” katanya.

Dia mengatakan, kesejahteraan guru kini lebih baik. Guru yang bersertifikasi, memperoleh sertifikasi dari pemerintah. “Kalau uang sudah dikirim pusat, pasti sertifikasi dikirim ke guru. Saya tidak pernah menundanya,” ujar dia.

Sebagaimana diketahui, diklat penguatan kepala sekolah ini merupakan program Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung dengan menggandeng Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Lampung.

Sementara Kepala Disdikbud Bandar Lampung Ir. Daniel Marsudi dalam laporannya menerangkan, pelaksanaan diklat penguatan kepala sekolah akan berlangsung selama tujuh hari, hingga 12 Oktober mendatang dengan 190 peserta.

Dasar diklat menurutnya, berdasar Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 6 Tahun 2018, tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, serta Surat Edaran Dirjen Guru dan Tenaga Kependidikan Kemdikbud.

Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung Herman HN, memberi sambutan pada acara pembentukan Sekretariat tim pengawasan Orang Asing ( TIMPORA) tingkat kecamatan se kota Bandar Lampung oleh kantor Imigrasi Tingkat I Kota Bandar Lampung di ballroom Novotel, selasa (8/10/19). 

Dalam sambutannya Beliau menyampaikan bahwa Keberhasilan melaksanakan tugas pengawasan memerlukan dukungan dari berbagai institusi untuk bekerja bersama-sama dalam rangka penegakan hukum, sebagai upaya untuk melaksanakan pengawasan keimigrasian terhadap kegiatan Orang Asing di Kota Bandar Lampung khususnya.

TIMPORA yang dibentuk anggotanya terdiri dari badan atau instansi pemerintah baik pusat maupun di daerah. Oleh karena itu, untuk menindak lanjuti amanat undang-undang dan guna menjamin keberadaan atau kegiatan orang asing di wilayah Indonesia ,
Untuk itu pengawasan izin tinggal terhadap orang asing , perlu dilakukan oleh TIMPORA agar izin tinggal yang diberikan tidak disalah gunakan serta tidak membahayakan keamanan nasional.

Pada momen peringatan HAN 2019, Wali Kota Bandar Lampung, Herman HN, menyampaikan pesan kepada para orangtua jika sangat penting memberikan pendidikan dan akhlak yang baik kepada anak, serta meningkatkan iman dan takwa kepada Tuhan.

"Harapan saya, bagaimana orang tua mengajarkan anaknya dengan baik. Terutama akhlak, itu yang penting, serta peningkatan iman dan takwa agar anak-anak ke depan menjadi pribadi yang baik, sopan santun," kata dia, Selasa, 23 Juli 2019.

Selain itu, lanjut Herman HN, bagi para orangtua berkewajiban untuk memberikan pendidikan, dalam hal ini menyekolahkan anak, agar mendapat pendidikan akademik untuk kehidupan lebih baik di masa yang akan datang.

"Bagaimana anak-anak kita di Kota Bandar Lampung ini lebih baik. Makanya saya menggratiskan pendidikan SD dan SMP di Kota Bandar Lampung ini tidak lain untuk membantu anak-anak juga," ungkap wali kota dua periode itu.

Menurut Herman HN, anak-anak layak mendapatkan pendidikan yang tinggi untuk membantu menggapai cita-citanya dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Dengan adanya kemampuan itu, bisa menciptakan masyakat yang berkompetensi untuk meningkatkan perekonomian rakyat.

"Tak boleh anak-anak di Bandar Lampung tidak sekolah. Harus sekolah, agar bisa mendapat pekerjaan yang baik nanti, supaya tidak ada yang menganggur dan buta huruf. Semoga ke depan SMA dipegang pemkot lagi, sehingga anak-anak bisa sekolah gratis sampai SMA," harap Herman HN. (*)



Bandar Lampung : Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 7 Bandarlampung, menjadi perwakilan Provinsi Lampung dalam lomba sekolah sehat-unit kesehatan sekolah /madrasah (LSS-UKS/M) tingkat Nasional yang diikuti oleh 25 peserta kabupaten-kota se Indonesia.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN, dalam sambutannya, pada acara penilaian LSS-UKS/M di Bandar Lampung, Kamis, (01/08/2019) mengucapkan terimakasih kepada tim penilai baik dari Nasional maupun Provinsi Lampung yang memilih SMPN 7 Badarlampung menjadi peserta lomba  tingkat nasional.

"Semoga SMPN 7 ini dapat juara dan membawa nama baik Provinsi Lampung dan khususnya Kota Bandarlampung," Ujara Herman HN berharap.

Ia mengatakan, dengan ajang ini semoga banyak sekolah di Bandarlampung yang termotivasi untuk meningkatkan kebersihan lingkungannya agar para siswa terjaga kesehatannya dan nyaman dalam proses belajar-mengajar.

Menurut dia, semenjak menjabat Wali Kota Bandarlampung tahum 2011 hingga saat ini peningkatan-peningkatan kwalitas pendidikan terus dikembangkan baik sarana maupun prasarana dengan tujuan menciptakan generasi penerus bangsa yang pintar, berkarakter dan religius.

Ditempat yang sama Gubernur Lampung Arinal Djunaidi yang diwakili staf ahli Bidang ekonomi dan pembangunan Teresia Sormin mengatakan provinsi lampung tidak henti-hentinya mendukung dan mendorong dunia pendidikan untuk menciptakan para pelajar yang sehat, berkarakter tangguh, dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Disamping itu juga dijelaskan, melalui kegiatan usaha kesehatan sekolah sekolah daapat  meningkatkatkan kekuatan mental anak didik  agar terhindar dan menjaga dirinya dari perbuatan yang menyimpang khusnya  penyalahgunaan narkoba dan berbagai kegiatan negatif lainnya yang dapat merugikan anka bangsa,”Ujar Teresia.

Lebih lanjut staf ahli gubernur itu mengatakan, didalam pendidikan karakter bertujuan untuk membentuk penyempurnaan diri individu secara terus-menerus dan melatih kemampuan diri demi menuju kearah hidup yang lebih baik para siswa didik sebagai

Bandar Lampung - Walikota Bandar Lampung Drs. Herman HN, melakukan gerakan aksi Peduli Kampus, aksi peduli kampus ini, dilakukan bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Daerah POLDA Lampung beserta seluruh Perwakilan OPD Pemrintah Kota Bandar Lampung. Kegiatan Peduli Kampus saat ini dilaksanakan di seputar GSG UNILA, pada hari Rabu (16/10/2019).

Selain bersih lingkungan seputar GSG UNILA, Aksi peduli kampus juga menggalakan gerakan tanam pohon untuk selamatkan bumi, Walikota Bandar Lampung Drs. Herman HN, Dandim 0410 dan Rektor UNILA, melakukan aksi tanam pohon di seputar lokasi embung UNILA.

Bandar Lampung - Museum Rekor Indonesia (MURI) dan dunia. berhasil dipecahkan Kota Bandar Lampung, sebanyak 25.036 anggota Pramuka kota Bandar Lampung memperingati Hari Pahlawan 10 November 2019 menggelar "Tari Indonesia Menari" di Tugu Adipura kota, minggu (10/11/19).

Senior Manajer Museum Rekor Indonesia (Muri), Awan Raharjo mengatakan, tarian Indonesia Menari yang dilakukan Kwartir Cabang Pramuka (Kwarcab) Pramuka Bandarlampung ini telah tercatat di Muri Indonesia bahkan dunia, sebagai peserta terbanyak, “Dalam catatan Muri terdapat 25 Ribu 63 anggota Pramuka Bandarlampung yang mengikuti gerakan serempak Indonesia Menari,” ujar dia.


Wali Kota Bandar Lampung Herman HN mengatakan, dengan kegiatan yang bertepatan dengan Hari Pahlawan ini anak mudah harus lebih bergelora dan semangat lagi dalam memajukan Negara dan khususnya kota ini.

beliau mengajak masyarkat dan generasi muda kita bersama pemerintah bersama-sama membangun Indonesia lebih baik dan aman.

Berita Terkini

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota, mengajak Kepala TK se-Bandar Lampung, mengikuti apel Senin (20/1/2020) pagi.

Apel yang dilaksanakan di lapangan dinas setempat, itu dipimpin oleh Kepala Disdikbud Kota Ir. Daniel Marsudi yang diwakili Sekretaris Dinas Eka Afriana, S.Pd., M.Si.

Pada apel tersebut, sejumlah hal disampaikan, diantaranya Disdikbud Kota akan melakukan pembinaan terhadap TK se-Bandar Lampung melalui Pengawas dan Penilik TK.

“Pengawas dan Penilik turun ke TK untuk beberapa hari ke depan, bukan mencari-cari kesalahan, melainkan melakukan pembinaan guna kemajuan TK,” ujar dia.

Pada pembinaan itu, menurutnya juga menyosialisasikan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) satu lembar yang menjadi program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

“RPP satu lembar merupakan terobosan baru Kemdikbud. Untuk itu, sekolah harus mampu menyiapkan program kerjanya, agar pelaksanaanya berjalan baik,” kata dia.

 

Turut apel, Kabid PAUD Formal – Nonformal & Dikmas Nurmansyah, S.Pd., M.M, Kabid Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M, dan sejumlah kepala subbag dan seksi

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, melepas enam pegawai yang memasuki purnabakti tahun 2019, di aula dinas setempat, Selasa (17/12/2019).

Keenam pegawai purnabakti merupakan pengawas sekolah di Kota Tapis Berseri. Pelepasan dipimpin oleh Kepala Disdikbud Kota Ir. Daniel Marsudi, serta didampingi Sekretaris Eka Afriana, S.Pd., M.Si. 

Turut hadir melepas, puluhan pegawai struktural dan fungsional, di lingkungan Disdikbud Kota. Pelepasan yang ditandai dengan pemberian cenderamata kepada pegawai purnabakti, itu diwarnai dengan keharuan.

Kepala Disdikbud Bandar Lampung, Ir. Daniel Marsudi (tengah), saat memberi cenderamata kepada pegawai purnabakti.

Kepala Disdikbud Kota Ir. Daniel Marsudi mengatakan, pegawai purnabakti bukan berarti berpisah dari aktivitas atau kegiatan, melainkan hanya beristirahat dari status kepegawaian sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Menurutnya, masih banyak hal dapat dilakuan pegawai purnabakti, seperti bergabung dalam organisasi tertentu, guna meningkatkan kemampuan, kemandirian, serta sumberdaya yang dimilikinya. 

“Kalau fisik masih kuat, mengapa tidak kita membantu bekerja. Seperti, bergabung pada organisasi khususnya di bidang pendidikan,” ujar dia yang mengaku akan purnabakti pada 1 April 2020 mendatang.

Sekretaris Disdikbud Bandar Lampung, Eka Afriana, S.Pd., M.Si (tengah), saat memberi ucapan kepada pegawai purnabakti.

Kendati memasuki purnabakti, dia berharap silaturahmi dapat terus dilanjutkan. “Silaturahmi bisa merekatkan tali persaudaraan antarsesama. Mari terus kita lanjutkan,” kata dia dihadapan pegawai yang purnabakti itu.

Sementara Koodinator Pengawas Drs. Suwandi Umar, M.Pd merasa kehilangan rekan kerja yang yang selama ini menemaninya. Menurutnya, keenam pengawas, itu merupakan tenaga inti dalam meningkatkan mutu pendidikan.

“Pengawas adalah pelopor guru penggerak. Dengan purnabaktinya enam pengawas ini, tentu kami sangat kehilangan. Terima kasih kepada Bapak dan Ibu yang telah berdampingan dengan kami selama ini,”  

Berikut nama pengawas purnabakti.
1. Bahiri, S.Pd
2. Drs. Hamzah,
3. Masripah, S.Pd
4. Drs. Rosman
5. Sunarwan, M.Pd
6. Drs. Wazir Saleh
Sumber: Disdikbud Bandar Lampung.

Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Bandar Lampung melakukan upacara ziarah, di Taman Makam Pahlawan (TMP) Tanjung Karang, Bandar Lampung, Rabu (11/12/2019) pagi. 

Bertindak selaku pembina pada upacara tersebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Ir. Daniel Marsudi. Upacara dilakuan dalam rangka memeringati HUT ke-74 PGRI dan Hari Guru Nasional (HGN) 2019.

Pada kegiatan tersebut, pembina upacara meletakan karangan bunga di monumen TMP Tanjung Karang. Selanjutnya, memberi penghormatan dan doa kepada arwah para pahlawan yang telah gugur.

Usai upacara ziarah, pembina upacara dan seluruh anggota PGRI Kota melakukan tabur  bunga di pusara makam para pahlawan di TMP Tanjung Karang. Tabur bunga diawali oleh Kepala Disdikbud Bandar Lampung.

Ketua PGRI Kota Drs. Yuni Herwanto, M.Pd, bersama Sekretaris Umum Drs. Irwan Qalbi, M.Pd, tabur bunga di pusara makam pahlawan.

Secara perlahan, Kepala Disdikbud menaburkan bunga pada satu persatu makam pahlawan, seraya memanjatkan doa. Ia terlihat khusyuk saat berada di makam. Begitupun dengan orang-orang yang berada disekitarnya. 

Selanjutnya, tabur bunga diikuti oleh Ketua PGRI Kota Drs. Yuni Herwanto, M.Pd, Sekretaris Umum Drs. Irwan Qalbi, M.Pd, serta diikuti sejumlah pengurus PGRI Kota dan pengurus cabang PGRI Kecamatan.

Dharma Wanita Disdikbud Bandar Lampung, mengabadikan momen bersama Kepala Disdikbud, di TMP Tanjung Karang.

Usai upacara ziarah, pada puncak kegiatan PGRI Kota akan dilakukan apel besar bersama Wali Kota Drs. Herman HN, M.M, di GSG Karya Bakti Kwartir Cabang Pramuka, di Jalan Kepayang, Rajabasa, Bandar Lampung. 

“Puncak peringatan HUT PGRI dan HGN, dilakuan di GSG Karya Bakti pada siang ini. Pada acara itu, juga akan diberikan penghargaan kepada tokoh masyarakat yang peduli terhadap pendidikan versi PGRI Kota,” ujar Ketua PGRI Kota. 

Kepolisian Daerah Lampung menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, melakukan desiminasi tingkat sekolah dasar, di Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, Selasa, (26/11/2019).

Desiminasi terkait model integrasi Pendidikan Lalu Lintas pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn), itu diikuti ratusan tenaga pendidik pada SD dan SMP se-Bandar Lampung.

Hadir pada desiminasi, Kasubdit Dikmas Ditkamsel Korlantas Polri Kombes Pol Darto Juhartono, M.H, Dirlantas Polda Lampung Kombes Pol Chiko Ardiwiatto, S.I.K., M.Hum diwakili AKBP Anang Triarsono, S.I.K, serta pejabat utama Polda Lampung.

Selanjutnya, Kepala Disdikbud Bandar Lampung Ir. Daniel Marsudi diwakili Sekretaris Eka Afriana, S.Pd., M.Si, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M, serta Kasi Promosi dan Seni Budaya Endrawati, S.Pd., M.M.

Dalam sambutan Dirlantas Polda Lampung dibacakan Wadir Lantas dikatakan, desiminasi model integrasi Pendidikan Lalu Lintas pada mata pelajaran PPKn, ini bertujuan menciptakan lalu lintas dan angkutan jalan yang aman, tertib, dan lancar.

Oleh karena itu, aspek keamanan dan keselamatan menjadi perhatian penting dalam mewujudkan Etika dan Budaya Tertib Berlalu Lintas, yakni melalui upaya pembinaan, bimbingan, dan pendidikan sejak usia dini secara berkesinambungan.

Dalam mewujudkan hal tersebut, kini menurutnya Kementerian Pendidikan dan kebudayaan telah memasukkan mata pelajaran Etika dan Budaya Berlalu Lintas dalam pendidikan nasional yang terintegrasi pada mepel PPKn di sekolah.

“Kami mengucapkan terima kasih dan sangat mengapresiasi langkah Mendikbud yang telah memasukkan pelajaran Etika dan Budaya Berlalu Lintas dalam pendidikan nasional. Ini merupakan kepedulian dan kerjasama yang baik,” ujarnya.

Melalui model ini, lanjutnya, tentu guru mulai tingkat SD/MI, SMP/MTs, dan SMA/SMK dapat membangun kehidupan sekolah sebagai lingkungan sadar berlalu lintas dengan mengembangkan kebiasaan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Kemudian, membina warga sekolah memiliki kompetensi pengetahuan, sikap, watak, dan keterampilan kewarganegaraan. “Pendidikan lalu lintas diintegrasi secara sistematis dan sistemik, mampu tingkatkan penyelenggaraan pendidikan,” katanya.

Dia berharap, Pendidikan Etika dan Budaya Berlalu Lintas melalui mata pelajaran PPKn di sekolah, dapat diimplementasikan kepada peserta didik. Caranya, melalui teknik dan metode pembelajaran yang kondusif dengan baik dan benar.

“Pendidikan ini untuk menjadikan masyarakat sebagai “Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas” dan pada akhirnya dapat mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran berlalu lintas,” katanya di akhir sambutan.

Sementara itu, Sekretaris Disdikbud dalam sambutan mengucapkan terimakasih kepada Direktorat Lalu Lintas Polda Lampung yang telah menyelenggarakan kegiatan desiminasi model integritas Pendidikan Lalu Lintas pada mata pelajaran PPKn.

Menurutnya, desiminasi merupakan kado terindah bagi guru di Kota Tapis Berseri karena moment ini bertepatan dengan memeringati Hari Guru Nasional (HGN) 2019 dan HUT ke-74 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).

“Melalui desiminasi, para guru di sini memeroleh pengetahuan terkait Pendidikan Lalu Lintas yang disampikan pihak Kepolisian. Keamanan dan keselamatan berlalu lintas di jalan raya sangat penting diketahui bersama,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris juga menyampaikan kerjasama yang telah dilakukan antara Disdikbud Kota dan Polresta Bandar Lampung, terkait ekstrakurikuler di sekolah, melalui kegiatan Patroli Keamanan Sekolah (PKS).

“Hampir diseluruh SMP di kota ini sudah memiliki ekstrakurikuler PKS yang dilatih personil Polresta. Bahkan, saat ini Polresta tengah menyeleksi Polisi Cilik (Pocil) di tingkat SD se-Bandar Lampung,

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Eka Afriana, S.Pd., M.Si, hadiri rapat koordinasi musyawarah kerja kepala sekolah (MKKS) SMP/MTs, Rabu (13/11/2019).

Rakor dilakuan di SMP Global Surya Bandar Lampung itu, Sekretaris yang didampingi Ketua MKKS SMP Kota Dr. M Badrun, M.Ag, menyampaikan sejumlah hal terkait peningkatan mutu pendidikan di Kota Tapis Berseri.

Salah satunya, Disdikbud bekerjasama dengan Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Solo, akan melakukan diklat penguatan kepala sekolah.

Peserta rakor, terlihat fokus menyimak paparan dari Sekretaris Disdikbud Eka Afriana, S.Pd., M..Si, pada rakor MKKS SMP/MTs, di SMP Global Surya Bandar Lampung.

Diklat penguatan kepala sekolah yang menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) tersebut, menurutnya akan dilaksanakan pada 24 — 30 November, di Hotel Emersia Bandar Lampung.

“Diklat tersebut merupakan kepedulian Disdikbud khususnya pemerintah kota, yang menginginkan para kepala sekolah memiliki kompetensi unggul. Kami harap, tunjukkan yang terbaik saat mengikuti diklat,” ujar dia.

Selama mengikuti diklat, menurutnya peserta diwajibkan mengenakan seragam putih dan hitam dan membawa sejumlah kebutuhan diklat. “Untuk diklat bagi kepala SMP, akan dikoordinatori Ibu Euis Tati Darnati, M.Pd,” katanya.

Usai menyampaikan sejumlah hal, Sekretaris dihadapan peserta rakor berpesan kepada para kepala sekolah untuk terus semangat dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawab kerja, di masing-masing sekolah.

“Mari kita semua khususnya yang ada di ruangan ini untuk selalu semangat dalam membangun mutu pendidikan di kota ini. Semoga dalam melaksanakan kerja, kita semua diberi kesehatan dan kelancaran,” kata dia.

Turut hadir pada rakor, Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M, Kepala Seksi Pendidik dan Tenaga Kependidikan Supriatin S.Pd., M.Pd, serta Kepala Subbagian Keuangan dan Aset Siti Markamah, S.E., M.M,

Perwakilan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), meninjau pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi, di Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/11/2019).

 Perwakilan terdiri atas Susi Finarti Maria dan Neng Mustika Sari, pada hari itu mengunjungi empat Pusat Belajar (PB), meliputi SMPN 1, SMPN 2, SMPN 12, dan SMPN 32. Di PB, perwakilan didampingi oleh Kepala Seksi GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Supriatin.

Kepala SMPN 32 Bandar Lampung, Dr. Wahono, sambut kedatangan perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud.

Selama berada di masing-masing PB, perwakilan mendatangi satu persatu ruang kelas tempat dilaksanakannya Program PKP Berbasis Zonasi. Termasuk melihat secara langsung laboratorium komputer yang akan dijadikan tempat pelaksanaan tes uji kompetensi (TUK) bagi peserta program tersebut.

Dengan didampingi kepala sekolah di masing-masing PB, perwakilan juga berdiskusi dengan panitia pelaksana, guna memperoleh informasi selama berjalannya kegiatan. Usai meninjau, perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud mengapresiasi proses pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi yang dimotori Disdikbud Kota itu.

 “Kami mengapresiasi kegiatan Program PKP Berbasis Zonasi di kota ini. Kendati hari ini adalah hari libur nasional, namun peserta masih sangat antusias mengikuti kegiatan. Ini merupakan hal yang luar biasa,” ujar salah satu perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud Susi Finarti Maria, dalam kunjungannya.

di PB, perwakilan ikut mengambil gambar dan video melalui telepon cerdas, sebagai dokumentasi. Kendati didatangi perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud, namun peserta kegiatan tetap mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan oleh nara sumber.

Sementara Kasi GTK Disdikbud Supriatin menerangkan, Program PKP Berbasis Zonasi pada Sabtu pekan ini memasuki pertemuan ke-3. Pada pertemua ini, peserta diberi materi tentang pengembangan dan ulasan desain pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) unit ke-1.

Selain itu, ulasan tentang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) unit ke-2 dan ulasan desain pembelajaran unit ke-2. “Sabtu pekan ini merupakan pertemuan ke-3 dari rencana lima pertemuan. Hinga pertemuan kali ini, semua proses kegiatan berjalan sesuai rencana,” kata dia.

 Seperti diketahui Program PKP Berbasis Zonasi merupakan Program Ditjen GTK Kemdikbud. Program itu diikuti guru TK, SD, dan SMP di Bandar Lampung. Bagi guru SMP kegiatan dilakukan pada Sabtu, sedangkan TK dan SD pada Minggu. Pertemuan program ini dilakukan sebanyak lima kali.

Pemerintah Kota Bandar Lampung, memberikan penghargaan kepada sejumlah siswa, guru, kepala, dan pengawas sekolah berprestasi 2019, yang telah mengharumkan nama kota, di tingkat provinsi dan nasional.

Penyerahan penghargaan itu dilakuan di lapangan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Jumat (1/11/2019). Mewakili Pemerintah Kota, penyerahan dilakukan oleh Kepala Disdikbud Ir. Daniel Marsudi melalui para kepala bidang.

Turut menyaksikan penyerahan penghargaan tersebut, yakni para pejabat eselon III dan IV, serta staf di lingkungan dinas setempat, serta sejumlah pengawas sekolah. Kemudian, perwakilan sekolah jenjang TK, SD, dan SMP se-Kota Bandar Lampung.

Kabid PAUD Formal – Non Formal dan Dikmas Nurmansyah, S.Pd. M.M, diiringi Kabid Dikdas Mega Puri, S.Pd., M.M, memberi ucapan selamat kepada siswa berprestasi.

Penghargaan berupa sertifikat dan uang pembinaan, itu diberikan kepada siswa yang memenangkan lomba Olimpiade Siswa Nasional (OSN), Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN), Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N).

Kemudian kepada pemenang lomba Olimpiade Guru Nasional (OGN), serta Pemilihan Guru, Kepala, dan Pengawas Sekolah Berprestasi di tingkat nasional yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, baru-baru ini.

Mewakili Kepada Dinas, Mega Puri dalam sambutan mengatakan, keberhasilan telah dicapai oleh siswa, guru, kepala, dan pengawas sekolah pada sejumlah lomba baik di tingkat provinsi dan nasional, merupakan prestasi luar biasa.

Kabid Dikdas Mega Puri, S.Pd., M.M, saat membawakan sambutan (kiri), dan tiga guru berprestasi saat menunjukan piagam, usai menerima penghargaan (kanan).

Prestasi tersebut menurutnya, bukan hanya menjadi kebahagiaan Disdikbud semata, melainkan menjadi kebanggaan Pemerintah Provinsi Lampung khususnya Pemerintah Kota Bandar Lampung dan masyarakatnya.

“Mewakili Kepala Dinas Bapak Daniel Marsudi dan Sekretaris Ibu Eka Afriana yang berhalangan pada kesempatan ini, kami mengucapkan selamat atas prestasi ini. Beliau menitipkan salam kepada kita semua,” ujarnya.

Dia mengatakan, prestasi yang telah dicapai tersebut akan menjadi contoh dan memotivasi bagi siswa dan guru lain, untuk terus semangat berkarya dalam menciptakan dan melahirkan keberhasilan di masa-masa mendatang.

“Prestasi telah dicapai ini, tentunya akan dicatat sebagai sejarah membanggakan bagi Disdikbud Bandar Lampung. Sekali lagi, kami ucapkan selamat kepada yang telah berhasil. Kepada yang belum, teruslah berjuang,” kata dia.

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Eka Afriana, S.Pd., M.Si, bekali calon peserta pendidikan dan pelatihan penguatan kepala sekolah angkatan II, Selasa (19/11/2019).

Pembekalan yang dilakuan di SMP Negeri 16 Bandar Lampung, itu diikuti oleh 178 kepala sekolah sebagai calon peserta diklat. Secara perinci, terdiri dari jenjang TK sebanyak 161 calon peserta, SD (5), dan SMP (12).

Dihadapan calon peserta Diklat Sekretaris mengatakan, penguatan kepala sekolah angkatan II merupakan program dari Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) Bisnis dan Pariwisata.

P4TK Bisnis dan Periwisata merupakan salah satu UPT di bawah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Penguatan kepala sekolah, itu menurut dia akan laksanakan pada 24 – 30 November, di Hotel Emersia Bandar Lampung.

“Saya minta kepada peserta penguatan kepala sekolah, peserta mampu tunjukkan yang terbaik. Dan jangan lupa, peserta wajib menginap di sana,” ujar dia yang didampingi Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M itu.

Sebanyak 178 kepala sekolah jenjang TK, SD, SMP, saat mengikuti pembekalan calon peserta penguatan kepala sekolah, di SMPN 16 Bandar Lampung.

Dia juga mengingatkan kepada calon peserta penguatan, untuk mengenakan seragam warna hitam dan putih, selama kegiatan berlangsung. “Bapak dan Ibu, tolong siapkan seragam putih hitam selama di sana,” katanya.

Lebih lanjut Sekretaris mengatakan, Disdikbud akan menggandeng Dinas Kesehatan Kota melalui Puskesmas, untuk menyiagakan sejumlah petugas medis dan mobil ambulance selama pelaksanaan berlangsung.

“Kami juga akan memperhatikan kesehatan peserta penguatan. Petugas medis dan mobil ambulance dari Puskesmas akan siaga selama 24 jam sehari, selama kegiatan. Selama di sana, semoga semua dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Turut hadir pembekalan, Kepala Seksi Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Supriatin, M.Pd, Kepala SMPN 16 Bandar Lampung Purwadi, S.Pd., M.Pd, Koordinator Penguatan Angkatan II Euis Tati Darnati, S.Pd., M.Pd, dan Suwanto.

Seperti diketahui, penguatan kepala sekolah merupakan program P4TK Bisnis dan Periwisata Kemdikbud. Program tersebut amanah Peraturan Mendikbud Nomor 6 Tahun 2018, tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

Komisi II DPRD Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Provinsi Banten, melakukan kunjungan kedinasan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Selasa (29/10/2019).

Kunjungan dipusatkan di SMP Negeri 2 Bandar Lampung itu, rombongan Komisi II DPRD Tangsel, diterima oleh Sekretaris Disdikbud Eka Afriana, S.Pd., M.Si, didampingi Ketua MKKS yang juga kepala sekolah di sana, Dr. M Badrun, M.Ag.

Saat menerima, Sektretaris langsung mengalungkan selendang Tapis Lampung kepada satu persatu rombongan, sebagai ucapan selamat datang di Kota Bandar Lampung yang juga dijuluki sebagai Kota Tapis Berseri itu. 

Dihadapan rombongan Komisi II DPRD Tangsel, Eka Afriana yang mewakili Kepala Dinas Ir. Daniel Marsudi itu, memaparkan sejumlah keberhasilan program kerja pendidikan yang dijalankan Disdikbud Bandar Lampung.

Koordinator Pengawas Drs. Suwandi Umar, M.Pd (berdiri), paparkan program kerja Disdikbud Bandar Lampung, dihadapan rombongan DPRD Tangsel.

Diantaranya program bina lingkungan (Biling) atau sekolah gratis untuk siswa keluarga kurang mampu, penerapan penilaian kompetensi siswa melalui aplikasi e-rapor, strategi peningkatan prestasi siswa, dan penguatan kepala sekolah.

Selain itu, ia juga menyampaikan capaian peningkatan mutu pendidikan sekolah se-Kota Bandar Lampung. “SMPN 2 adalah salah satu sekolah yang memiliki mutu unggul dan sejumlah prestasi,” ujarnya dihadapan rombongan.

Sementara Koordinator Pengawas Disdikbud Drs. Suwandi Umar, M.Pd menambahkan, SMP Negeri di Kota Bandar Lampung kini memiliki 41 sekolah yang tersebar merata di setiap kecamatan, dan didukung oleh tenaga pengajar profesional.

Hadirnya sekolah tersebut, bertujuan memberi pendidikan terbaik masyakarat, sejalan dengan tujuan pendidikan nasional, yakni mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya.

Acara Pembukaan Peningkatan Kompetensi Pembelajaran Guru Mapel SMP Negeri dan Swasta se Kota Bandar Lampung yang diselenggarakan dari tanggal 26 Oktober s.d 23 November 2019.

Berikut agenda pembukaan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran.

1. SMP Negeri 1 Bandar Lampung, dibuka Kepala Disdikbud Ir. Daniel Marsudi.
2. SMP Negeri 2 Bandar Lampung, dibuka Sekretaris Disdikbud Eka Afriana, S.Pd., M.Si.
3. SMP Negeri 12 Bandar Lampung, dibuka Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Mega Puri, S.Pd., M.Si.

4. SMP Negeri 32 Bandar Lampung, dibuka Subbagian Umum dan Kepegawaian Desmawati, S.Sos., M.M. 

Siapa tidak mengenal SMP Negeri 1 Bandar Lampung. Sebagai warga Lampung, khususnya tinggal di Kota Bandar Lampung, tentunya sudah sangat mengenal sekolah yang beralamat di Jalan MR Gele Harun No. 30 Rawa Laut, Enggal, Bandar Lampung itu.

SMP Negeri 1 adalah salah satu sekolah yang terbilang favorit di Kota Tapis Berseri ini. Hal itu tunjukkan dari tingginya peminat dalam setiap tahunnya. Penilaian masyarakat itu tentu berdasar. Karena dalam proses pendidikan, sekolah memprioritaskan mutu di atas segalanya.

Prioritas mutu dikembangkan sekolah, tidak hanya dalam pendidikan akademik semata. Namun, sekolah yang telah berdiri sejak 1951 dan saat peletakan batu pertama dilakukan oleh Presiden RI Pertama Ir. Soekarno, itu juga mengembangkan pendidikan nonakademik atau ekstrakurikuler.

 

Progres perkembangan mutu pendidikan sekolah telah terbukti, hingga 2019 ini. Bahkan, sekolah yang kini di bawah kepemimpinan Tri Prioyono, S.Pd, terus melaju pesat dengan banyak memperoleh prestasi, baik kompetisi di tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga ke ajang nasional.

Seperti sepanjang tahun ini saja, sedikitnya 16 siswa di sana menyabet puluhan kali juara diberbagai ajang lomba kegiatan ekstrakurikuler. Ini menunjukkan, bahwa SMP Negeri 1 adalah sekolah yang memiliki segudang prestasi. Tentunya, prestasi ini diperoleh dari proses cukup panjang dan hasil kerja nyata.

Puluhan piala dan piagam penghargaan, pada Jumat (18/10/2019), oleh pihak sekolah digelar di salah satu ruang, bersama siswa berprestasi. Termasuk menceritakannya. Hal tersebut guna memotivasi para siswa lain untuk terus berlatih dan bekerja keras dalam memperoleh prestasi sesuai minat dan bakat.

 

Prestasi yang diperoleh tersebut, tidak hanya diceritakan siswa kepada warga sekolah. Namun, pada kesempatan itu, juga diceritakan kepada sejumlah awak media yang hadir melakukan tugas jurnalistik, guna meliput prestasi yang diperoleh siswa sepanjang 2019 (Januari – Oktober).

Satria Permana (kiri) dan Navara Nurul Rasyadha SA, saat menunjukkan piagam penghargaan juara lomba renang. Diketahui, pada kejuaran Piala Danyonif 143/TWEJ, Galih meraih 3 emas, 1 perak, dan 1 perunggu. Sementara Navara meraih 3 emas. Sedangkan kejuaraan renang Anindya Bakri, Galih meraih 5 emas dan 4 perak. Sementara Navara meraih 5 emas dan 2 perak. Kedua kegiatan itu digelar baru-baru ini.

Seperti diceritakan Keysha Aulia Safinka yang mewakili siswa berpretasi lainnya, bahwa untuk memperoleh prestasi khususnya dibidang nonakademik, dibutuhkan kesungguhan dan persiapan matang dari diri siswa, serta dukungan dan pembinaan maksimal oleh pihak sekolah. “Barulah semua kegiatan dapat berjalan,” ujarnya.

Namun menurutnya, bentuk kegiatan diikuti siswa telah memperoleh dukungan sekolah. Bahkan, siswa saat berlatih atau berlomba di luar, sekolah memberi dispensasi atau membebaskan kewajiban sekolah. “Sejauh ini sekolah peduli dengan kami. Bahkan kami diberi dispensasi saat berlomba di luar,” ujar siswa kelas IX itu.

Sementara Kepala SMP Negeri 1 Tri Prioyono, S.Pd mengatakan, prestasi yang diraih sejumlah siswanya merupakan anugerah bagi sekolah. Menurutnya, prestasi hanya dapat diukir atas hasil kerja keras dan ketekunan siswa dalam berlatih. “Bila itu tidak dilakukan, maka hal yang mustahil, itu dapat diraih,” katanya.

 

Lebih lanjut dia mengatakan, dalam mengembangkan minat dan bakat siswa, sekolah bekerjasama dengan orangtua siswa. Hal tersebut, guna memudahkan melakukan pembinaan mulai dari dasar hingga lebih lanjut. “Pentingnya mengajak kerjasama orangtua siswa, agar progresnya prestasi siswa terpantau

1. Keysa Aulia Safinka – Juara LCT MIPA
2. Khanya S Herawanto – Juara Olimpiade Astronomi
3. M Aditya Irawan – Juara Olimpiade Astronomi
4. M Zayyan Putra Akbar – Juara Olimpiade Matematika
5. M Prima Padli – Juara LCT Matematika
6. Haikal Azamta – Juara Olimpiade Matematika
7. Feby Trieya Pitaloka – Juara PMR Madya Putri
8. Nabila Qisthi Sya’ bani – Juara PMR Madya Putri
9. Serly Dwi Nugraha – Juara PKS se-Kota Bandar Lampung
10. Raditya Febrian P – Juara PKS se-Kota Bandar Lampung
11. Cahya Adinda Tasya – Juara Regu Terfavorit
12. Galih Satria Permana – Juara Renang se-Provinsi Lampung
13. Navara Nurul Rasyadha SA – Juara Renang se-Provinsi Lampung
14. Azizah Anada Suri – Juara Seni Musik
15. Kanjeng Ratu Balqis – Juara Solo Song
16. Intan Dwi Thahira – Juara Pantun se-Nasional FLS2N

Pemerintah Kota Bandar Lampung memperingati Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia tahun 2019, di SDIT Permata Bunda III Sukabumi, Bandar Lampung, Kamis (17/10/2019).

Peringatan itu dihadiri Wali Kota Bandar Lampung Herman HN yang diwakili Asisten I Sukarma Wijaya, Ketua TP PKK Eva Dwiana Herman HN, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Daniel Marsudi, dan Forkopimda.

Ketua TP PKK Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Herman HN, melepas balon ke udara, sebagai tanda peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia, dikampanyekan.

Sukarma Wijaya membacakan sambutan mengatakan, membersihkan tangan pakai sabun perlu dibiasakan masyarakat setiap hari. Tangan merupakan anggota tubuh terpenting, karena setiap aktivitas selalu menggunakan tangan.

“Gerakan mencuci tangan pakai sabun sedunia ini sangat penting dikampanyekan masyakarat. Bila tidak dibersihkan, tangan yang kotor merupakan awal masuknya bakteri dan virus ke tubuh manusia,” ujar dia.

Dia menerangkan, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan dan waktu terbaik bagi masyakarat dalam mencuci tangan, yaitu sebelum makan, sebelum memberi makanan ke anak, dan sebelum menyiapkan makanan.

“Tanpa disadari bahwa di tangan kita terdapat puluhan ribu bakteri yang dapat mengancam kesehatan tubuh kita. Untuk itu, biasakan selalu mencuci tangan pakai sabun, guna menjaga kesehatan sejak dini,” kata dia.

Sejumlah siswa SDIT Permata Bunda III Sukabumi Bandar Lampung, melakukan cuci tangan pakai sabun, dalam rangka peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia.

Usai sambutan, acara dilanjutkan dengan pelepasan balon ke udara yang dilakuan Ketua TP PKK Kota Bandar Lampung, Eva Dwiana Herman HN, sebagai tanda bahwa peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia, dikampanyekan.

Setelah itu, Ketua TP PKK, Asisten I, Kepala Disdikbud Bandar Lampung, dan tamu undangan melakukan cuci tangan pakai sabun di tempat yang telah disediakan, diikuti oleh guru dan siswa SDIT Permata Bunda III Sukabumi.

Cuci Tangan Edukasi Siswa 

Kepada awak media, Kepala SDIT Permata Bunda III, Lis Kurniawati menerangkan peringatan hari cuci tangan pakai sabun sedunia dapat mengedukasi nilai kebersihan dan kesehatan, khususnya bagi siswa, warga sekolah, dan masyarakat. 

Saat pelaksanaan cuci tangan, menurutnya siswa cukup antusias mengikuti. “Bahkan, saat kegiatan ini, siswa turut membawakan lagu cuci tangan, yang diikuti keluarga besar sekolah dan para tamu undangan,”

 

Bunda PAUD Kota Bandar Lampung, Dr. Eva Dwiana, M.Si, membuka pendidikan dan pelatihan berjenjang tingkat dasar guru PAUD, di aula Disdikbud Bandar Lampung, Senin (7/10/2019).

Ia yang juga istri Wali Kota Drs. Herman HN, M.M, saat di sana, mengajak guru PAUD membimbing, membantu, serta mengarahkan siswa belajar mengenal diri dan lingkungannya dengan cara yang menyenangkan.

“Guru PAUD harus bisa membimbing siswanya dengan cara yang menyenangkan. Jangan lupa pula selalu berkomunikasi dengan orang tua siswanya dalam segala hal,” ujar dia biasa disapa Bunda Eva itu.

Saat membimbing, menurutnya guru PAUD harus kreatif dan inovatif, guna menumbuhkan potensi siswa. Dalam melakukan hal tersebut, guru bersikap sabar, menyenangkan, santai, gembira, dan penuh kasih sayang.

“Dalam menghadapi siswa di sekolah, sebagai guru PAUD harus memahami karakteristik anak didiknya,” ujar Bunda Eva yang juga Ketua TP PKK Kota Bandar Lampung itu, seraya memotivasi para guru PAUD.

Di sela-sela memotivasi guru PAUD, Bunda Eva — juga anggota DPRD Provinsi Lampung, itu menyampaikan program unggulan Pemkot Bandar Lampung, diantaranya infrastruktur, siswa bina lingkungan, dan berobat gratis.

Hadir mendampingi Bunda Eva pada pembukaan diklat guru PAUD se-Kota Bandar Lampung, Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Masyarakat Disdikbud Nurmansyah, S.Pd., M.M, serta sejumlah penilik PAUD. (YUS)

Perwakilan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK), Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), meninjau pelaksanaan Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) Berbasis Zonasi, di Kota Bandar Lampung, Sabtu (9/11/2019).

 

Perwakilan terdiri atas Susi Finarti Maria dan Neng Mustika Sari, pada hari itu mengunjungi empat Pusat Belajar (PB), meliputi SMPN 1, SMPN 2, SMPN 12, dan SMPN 32. Di PB, perwakilan didampingi oleh Kepala Seksi GTK Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bandar Lampung, Supriatin.

Kepala SMPN 32 Bandar Lampung, Dr. Wahono, sambut kedatangan perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud.

Selama berada di masing-masing PB, perwakilan mendatangi satu persatu ruang kelas tempat dilaksanakannya Program PKP Berbasis Zonasi. Termasuk melihat secara langsung laboratorium komputer yang akan dijadikan tempat pelaksanaan tes uji kompetensi (TUK) bagi peserta program tersebut.

Dengan didampingi kepala sekolah di masing-masing PB, perwakilan juga berdiskusi dengan panitia pelaksana, guna memperoleh informasi selama berjalannya kegiatan. Usai meninjau, perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud mengapresiasi proses pelaksanaan Program PKP Berbasis Zonasi yang dimotori Disdikbud Kota itu.

 

“Kami mengapresiasi kegiatan Program PKP Berbasis Zonasi di kota ini. Kendati hari ini adalah hari libur nasional, namun peserta masih sangat antusias mengikuti kegiatan. Ini merupakan hal yang luar biasa,” ujar salah satu perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud Susi Finarti Maria, dalam kunjungannya.

Peserta Program PKP Berbasis Zonasi, saat mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan nara sumber.

di PB, perwakilan ikut mengambil gambar dan video melalui telepon cerdas, sebagai dokumentasi. Kendati didatangi perwakilan Ditjen GTK Kemdikbud, namun peserta kegiatan tetap mengikuti proses pembelajaran yang disampaikan oleh nara sumber.

Sementara Kasi GTK Disdikbud Supriatin menerangkan, Program PKP Berbasis Zonasi pada Sabtu pekan ini memasuki pertemuan ke-3. Pada pertemua ini, peserta diberi materi tentang pengembangan dan ulasan desain pembelajaran berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS) unit ke-1.

Selain itu, ulasan tentang rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) unit ke-2 dan ulasan desain pembelajaran unit ke-2. “Sabtu pekan ini merupakan pertemuan ke-3 dari rencana lima pertemuan. Hinga pertemuan kali ini, semua proses kegiatan berjalan sesuai rencana,” kata dia.

 

Seperti diketahui Program PKP Berbasis Zonasi merupakan Program Ditjen GTK Kemdikbud. Program itu diikuti guru TK, SD, dan SMP di Bandar Lampung. Bagi guru SMP kegiatan dilakukan pada Sabtu, sedangkan TK dan SD pada Minggu. Pertemuan program ini dilakukan sebanyak lima kali.

 

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, S.Pd., M.Si, mengapresiasi kedisipinan para pegawai di lingkungannya, dalam melaksanakan tanggungjawab kerja.

Hal ini diungkapkan dia saat memimpin apel Senin pagi, di lapangan dinas setempat, Senin (16/9/2019). Apel itu sendiri diikuti seluruh pegawai baik berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Tenaga Kerja Sukarela (TKS).

“Hari ini saya mengapresiasi kinerja dan kedisplinan paga pegawai. Hal itu pula tercermin dari apel pagi ini. Di mana, hampir seluruh kepala seksi lengkap mengikuti apel. Ini prestasi yang sangat luar biasa,” ujar dia.

Dalam kesempatan itu, Sekretaris mengajak seluruh pegawai untuk menunjukkan produktivitas kerja yang baik. Kedisiplinan menurut dia, menjadi kunci utama dalam melaksanakan tanggung jawab kerja.

“Saya meminta kepada seluruh pegawai di sini untuk terus mempertahankan kedisiplinan kerja. Sekarang ini, kita sudah menjadi contoh bagi sekolah Se-Bandar Lampung, mengenai kedisiplinan,” ujar dia. (YUS)

 

Vidio

Berita Sekolah

SMP Negeri 41 Bandar Lampung, kini memiliki pemimpin baru untuk menahkodai sekolah. Namanya Maya Trisia Wardani, S.Si., M.M.

Ia yang dilantik sebagai kepala sekolah oleh Wali Kota Bandar Lampung Drs. Herman, HN, M.M, pada 7 Januari 2020, berjanji memajukan dan menjadikan sekolah unggul di Kota Tapis Berseri.

Sejumlah program prioritas telah disiapkannya. Meliputi, program kerja jangka pendek hingga jangka panjang. Hal tersebut disiapkan, guna melahirkan generasi hebat dan berkualitas.

“Kami akan meningkatkan mutu sumber daya manusia (SDM) pendidik dan tenaga kependidikan, dalam melahirkan generasi hebat,” ujar Sabtu (18/1/2020).

Sosialisasi RPP Selembar

Guna meningkatkan kualitas SDM, ujar dia yang pernah meraih predikat Guru Berprestasi Tingkat Nasional 2017, sekolah melakukan pelatihan kepada pendidik dan tenaga kependidikan.

Dalam pelatihan itu, satu hal juga disosialisasikan yakni Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) satu lembar yang diminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. 

“RPP satu lembar merupakan program baru Kemdikbud. Dan program ini telah didukung penuh oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung,” ujar dia.

Seperti diketahui, Maya Trisia Wardani merupakan kepala SMP Negeri 41 Bandar Lampung defenitif pertama sejak sekolah berdiri pada tahun pelajaran 2019/2020.

Sebelumnya, sekolah itu dijabat oleh pelaksana tugas kepala sekolah, Dra. Herawati, M.Pd yang kini diangkat menjadi kepala defenitif SMP Negeri 20 Bandar Lampung. 

Proses serah terima jabatan kepala sekolah telah dilaksanakan Jumat pekan lalu dengan disaksikan Koordinator Wilayah II Disdikbud Kota Bandar Lampung, Evan Toera, S.P

Sebanyak tujuh siswa SMP Negeri 21 Bandar Lampung, menorehkan prestasi di bidang nonakademik atau ekstrakurikuler, pada Kejuaraan Darmajaya Open Tournament & Festival Karate 2019.

Ketujuh siswa tersebut, mampu membawa pulang satu medali emas, satu perak, dan lima perunggu, pada kejuaraan yang digelar di GOR Sumpah Pemuda PKOR Way Halim Bandar Lampung, pada 14 – 15 Desember 2019.

Sebagai wujud kebahagiaan dan kebanggaan para siswa atas prestasi tersebut, sejumlah medali dan piagam yang diraih itu, dipersembahkan kepada sekolah, pada upacara bendera, Senin (16/12/2019). 

Dihadapan ratusan siswa dan dewan guru, kepala sekolah setempat Yuliati, kembali secara simbolis menyerahkan medali dan piagam kepada siswa yang memenangkan perlombaan. Penyerahan tersebut, berlangsung khidmat.

Usai penyerahan penghargaan, kepala sekolah kepada smartnews.id mengatakan, prestasi yang diraih sejumlah siswanya merupakan hal membanggakan, sekaligus mampu membawa nama baik sekolah di mata masyarakat.

Menurut dia, Kejuaraan Darmajaya Open Tournament & Festival Karate 2019 merupakan kejuaraan tingkat provinsi, karena kegiatan itu diikuti oleh ratusan siswa sekolah menengah se-Provinsi Lampung.

Dia mengatakan, prestasi yang telah dicapai merupakan buah dari kerja keras siswa dan pelatih yang selama ini telah berlatih. “Pelatih ketujuh siswa adalah guru olahraga yang juga memiliki dasar karate,” ujar dia.

Melalui prestasi ini, dia berharap kepada siswa lainnya dapat mengikuti jejak atau langkah ketujuh siswa berpestasi itu dalam meraih prestasi. “Prestasi ini bagian dari memotivasi siswa lain dalam mengejar prestasi,” katanya.

Diketahui, Kejuaraan Darmajaya Open Tournament & Festival Karate 2019, merupakan kegiatan digagas Shokaido Lampung. Kejuaraan itu didukung Pemerintah Provinsi Lampung dan Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI).

Tujuh siswa SMPN 21 meraih prestasi. 

1. Kalista Puji Astuti (Kelas VIII B), Juara 1 Kumite – 40 kg, Pemula Putri.
2. Mutiara Nurlatipa S (Kelas IX F), Juara 2 – 57 kg, Kadet Putri.
3.Alika Az Zahra Kastuti (Kelas VIII H), Juara 3 Kumite – 57 kg, Kadet Putri.
4. Novalia Azmi Fitriani (Kelas VIII D), Juara 3 Kumite – 40 kg, Pemula Putri.
5. M Agung Awwaluddin (Kelas VIII A), Juara 3 Kumite – 45 kg, Pemula Putra.
6. Adelar Cleosa Avila (Kelas VIII A), Juara 3 Kumite – 50 kg, Pemula Putra.
7. M Raffi Maulana (Kelas VIII I), Juara 3 Kumite – 45 kg, Pemula Putra.
Sumber : SMPN 21 Bandar Lampung.

Pada 29 Oktober 2019, SMP Negeri 25 Bandar Lampung, tepat berusia 25 tahun. Dalam memperingati hari jadinya tersebut, hari itu sivitas akademika sekolah menggelar parade budaya.

Parade budaya yang diikuti sejumlah siswa dengan mengenakan pakaian adat Lampung dan sejumlah wilayah di Tanah Air, dibuka oleh Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, S.Pd., M.Si.

Parade budaya dipimpin kepala sekolah Euis Tati Darnati, S.Pd., M.Pd. Peserta parade mengitari Jalan Amir Hamzah — Jalan M Husni Thamrin — Jalan Wolter Monginsidi, dan kembali ke sekolah, berlangsung tertib dan lancar.

Selama perjalanan, peserta parade budaya dikawal oleh sejumlah anggota kepolisian dari Polresta Bandar Lampung. Pada kesempatan itu pula, peserta parade menyampaikan pesan perdamaian kepada masyarakat sekitar.

Di sela-sela kegiatan Eka Afriana menyampaikan rasa syukur dan bangga terhadap SMPN 25 yang kini memasuki usia ke-25 atau ulang tahun Perak. Menurutnya, SMPN 25 merupakan salah satu sekolah terbaik di Kota Tapis Berseri ini.

“Kami atas nama Disdikbud Bandar Lampung, mengucapkan selamat atas hari jadi yang ke-25 bagi SMPN 25. Tentunya, diusia tersebut sekolah dapat terus berkembang dan maju dalam mendidik generasi bangsa,” katanya.

Sementara Kepala SMPN 25, Euis Tati Darnati menerangkan, parade budaya dalam rangka memperingati HUT ke-25 sekolah, pihaknya mengusung tema Lestarikan Budaya Bangsa untuk Membina Karakter Generasi Muda.

 

Tema itu diambil guna mengangkat dan melestarikan budaya bangsa di Tanah Air, sekaligus unjuk kreativitas seni siswa. “Kegiatan ini bagian dari literasi budaya dalam melestarikan budaya ke-Indonesiaan,” kata dia.

SMP Negeri 7 Bandar Lampung memperingati Hari Sumpah Pemuda Ke-91, di halaman sekolah, Senin (28/10/2019). Peringatan, ditandai dengan upacara penaikan bendera merah putih.

Penaikan bendera yang dilakuan tim Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) terdiri atas sejumlah siswa, itu dipimpin langsung kepala sekolah setempat, Nurmaini, M.Pd. Upacara tersebut berlangsung khidmat.

Dalam amanah kepala sekolah mengatakan, memperingati Hari Sumpah Pemuda adalah untuk mengenang jasa perjuangan pemuda-pemudi di masa lampau, dalam sejarah pergerakan kemerdekaan Indonesia.

Pasca merdeka, memaknai Hari Sumpah Pemuda, menurut dia peran generasi muda saat ini dapat mengambil peran dalam kehidupan berbangsa, diantaranya merawat keberagaman serta memupuk rasa nasionalisme.

“Generasi muda saat ini memiliki tugas mengisi kemerdekaan sebaik mungkin. Sebagai pelajar, tentunya anak-anakku semua harus belajar dengan baik guna memperoleh prestasi. Pretasi adalah bagian dari perjuangan,” ujar dia.

Usai upacara, dilanjutkan kegiatan parade pakaian adat 34 Provinsi di Indonesia oleh siswa. Kemudian, penyerahan piala dan piagam dari siswa yang memenangkan lomba Semarak Sumpah Pemuda di SMK 2 Mei kepada sekolah.

Kepala SMPN 7 Bandar Lampung, Nurmaini, M.Pd, saat menerima piala dan piagam dari siswanya yang memenangkan lomba Semarak Sumpah Pemuda di SMK 2 Mei, pada 26 Oktober 2019.

Berikut hasil lomba dimenangkan siswa SMPN 7 Bandar Lampung.
1. Juara 1 lomba pembacaan teks Proklamasi, diraih M Fajri, siswa kelas 8.6.
2. Juara 1 lomba pembacaan UUD 1945, diraih Rayhanna Ratu Aqila, siswa kelas 9.1.
3. Juara 1 lomba Ikrar Sumpah Pemuda, diraih tim terdiri dari 9 siswa.
4. Juara 4 lomba LCC PKN, diraih tim terdiri dari 10 siswa.

 

AZZURA Dan FARELI Raih Juara di Piala DANYONIF 143/TWEJ Tahun 2019

Selasa, 01 Oktober 2019 ~ Oleh Hendra Darmawan ~ Dilihat 60 Kali

Bandar Lampung, 30 September 2019

Tak salah apabila SMP Negeri 2 Bandar Lampung disebut sebagai "Sekolahnya Sang Juara", Senin 30 September 2019 Azzura dan Fareli menyerahkan Piala dan Piagam Juara 1 dan 3 dari cabang olah raga Renang kepada Kepala UPT SMPN 2 Bandar Lampung dalam sela-sela upacara bendera. Piala dan Piagam yang mereka raih tersebut dari ajang Piala DANYONIF 143/TWEJ Tahun 2019 Candimas.

AZZURA KAYLA PASYA

  1. Juara 1 Gaya Dada Putri 50 M
  2. Juara 1 Gaya Dada Putri 100 M
  3. Juara 1 Gaya Bebas Putri 50 M

FARELI ADIYATAMA

  1. Juara 1 Gaya Kupu-kupu Putra 50 M
  2. Juara 1 Gaya Bebas Putra 50 M
  3. Juara 1 Gaya Dada Putra 50 M
  4. Juara 2 Gaya Bebas Putra 100 M
  5. Juara 3 Gaya Dada Putra 100 M

 

Selain Azzura dan Fareli dari ajang Jambore Cabang IV Kota Bandar Lampung Tahun 2019 siswa-siswi SMPN 2 Bandar Lampung juga meraih Piagam Penghargaan Duta Persahabatan Putri AISHA ARIQAH MARDHINI, dan Piagam Penghargaan Duta Persahabatan Putra NOER ISHAD MAHDI. Dan Piagam Penghargaan Tenda Kreasi Putri antara lain :

 

TENDA KREASI PUTRI

SMP Al Kautsar Gelar Pengajian Rutin Bagi Para Guru

WhatsApp Image 2019-09-30 at 1.45.25 PM

SMP Al Kautsar menggelar pengajian bagi para guru, Senin (30/9/2019), di mushala setempat.

Kepala SMP Al Kautsar, Rudiyanto mengatakan pengajian guru ini merupakan program rutin 3 bulanan yang bertujuan menambah khasanah dan meningkatkan pemahaman ke Islaman guru dan karyawan.

“Kajian-kajian Islam tentunya juga diperlukan untuk menambah dan memupuk keimanan kita semua, ” ujar Rudiyanto.

Ketua Taklim, Kismanto mengatakan, pada pengajian guru kali ini pihaknya mengundang Ustaz Faizab Hani A, Benseh yang merupakan pembina The Kampung Quran Lampung dan pembina Pondok Tahfiz Dzuljalali Wal Ikram Provinsi Lampung, untuk memberikan tausiyah.

Dalam ceramahnya, Ustaz Faisal mengatakan, Allah tidak hanya memerintahkan umat untuk membaca Alquran dan menghapal Quran, tapi juga untuk dipahami (ditadaburi) dan diamalkan.

“Mengapa harus kita pahami? Sebab isi Alquran itu adalag petunjuk dari Allah. Semua yang kita tanyakan, kita minta, ada jawaban dan penjelasannya dalam Alquran, ” ujar Ustaz Faisal.

Misalnya, lanjut dia, dalam shalat kita selalu membaca alfatihah, salah satu ayatnya adalah Ihdinash shiratal mustaqim yang artinya tunjukkanlah kami jalan yang lurus.

“Nah, di dalam Alquran Allah menjawab di surah 36 ayat 61 Wa ana haada ahiratum muataqiim yang artinya sembahlah aku kamu berada di jalan yang lurus. Inilah pentingnya kita mengerti dan memahami apa-apa yang kita baca,” tuturnya.

Menurut Ustad Faisal, semua masalah dalam kehidupan ini sudah diberi solusinya oleh Allah lewat Alquran dan As Sunnah.

“Sayangnya saat ini, pemimpin dan masyarakat kita banyak yang meninggalkan nilai-nilai Alquran dan sunnah sehingga terjadi banyak kekacauan,” katanya.

Sekretaris Disdikbud Lepas Kontingen O2SN Kota ke Tingkat Provinsi

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Eka Afriana, S.Pd., M.Si, melepas kontingen Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) kota ke tingkat Provinsi Lampung.

Pelepasan dilakukan di aula dinas setempat, Jumat (19/7/2019). Turut hadir pada pelepasan Kepala Bidang Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M, Kepala Seksi Kurikulum Suharsono, S.Sos, serta guru pendamping siswa O2SN.

Acara Pembukaan HUT Kota Bandar Lampung 2019

Bandar Lampung Expo dan Begawai Bandar Lampung 2019, dalam HUT Bandar Lampung Ke-337, yang berlangsung di Lapangan Saburai resmi dibuka Sabtu 20/07/2019 malam. Lampung Expo dan Begawi Bandar Lampung 2019 M Yudhi Mengatakan, Bandar Lampung Expo akan dilaksanakan tanggal 20/07/2019.

Tujuan untuk menggali, melestarikan, dan mengembangkan seni dan Budaya Lampung.

Apel Rutin hari Senin 10 Oktober 2019

Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LPPKS) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) Solo, mengapresiasi penguatan kepada sekolah di Bandar Lampung.

Penguatan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP yang diikuti 190 peserta dan dilaksanakan di Hotel Bukit Randu Bandar Lampung, selama sepekan itu, memperoleh predikat terbaik, serta akan menjadi contoh bagi kabupaten/ kota di Tanah Air.

“Hal ini dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung Eka Afriana, S.Pd., M..Si, mengutip pernyataan LPPKS Kemdikbud Solo, yang disampaikannya saat memimpin apel pagi, Senin (14/10/2019).

Read More

Sekretaris Disdikbud Puji Fasilitas SDS Pelita Bangsa

Sekolah Miliki Mutu Baik, Bakal Diburu Masyarakat

 

 

Acara Dharma Wanita

Bunda Eva menghadiri dan memberikan sambutan di acara Dharma wanita di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung 

Program Indonesia Pintar (PIP)

Program Indonesia Pintar (PIP) Melalui Kartu Indonesia Pintar adalah bantuan pemberian tunai Pendidikan kepada anak usia (6-12 Tahun) yang berasal dari kelluarga miskin

Rumah Belajar

Rumah Belajar merupakan portal pembelajaran daring yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Konten pembelajaran yang disediakan berbasis audio, video, gambar, dan animasi yang disajikan secara interaktif. 


40 Kepala SD Ikuti Penguatan Kompetensi Supervisi Akademik

Sebanyak 40 kepala SD negeri dan swasta, mengikuti penguatan kompetensi supervisi akademik, di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandar Lampung, Senin (14/10/2019).

Kegiatan yang menggandeng Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lampung (Unila), itu dibuka Sekretaris Disdikbud Eka Afriana, S.Pd., M.Si, didampingi Kabid Pendidikan Dasar Mega Puri, S.Pd., M.M.

Read More