Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 15 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" A "

NPSN

10807204

Jumlah Guru

66

Jumlah Siswa

757

Kata Pengantar

Masalah lingkungan berskala global saat ini adalah sampah plastik. Plastik banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari, karena mempunyai keunggulan-keunggulan seperti kuat, ringan dan stabil. Namun plastik yang beredar di pasaran saat ini merupakan polimer sintetik yang terbuat dari minyak bumi yang sulit untuk terurai. Dari data survei salah satu akun “greenliving” yang dipostkan di media massa online, jika dalam satu hari saja jumlah sampah yang dihasilkan per individu sebanyak 9 plastik, 3 styrofoam dan 1 kemasan botol sekali pakai, dengan asumsi sekitar 228 juta penduduk di indonesia. Maka dalam sehari indonesia menghasilkan 2.052.000.000 kantong plastik, 684.000..000 styrofoam dan 228 kemasan botol sekali pakai . (Sumber : member detikforum.com/greenliving). Produk berbahan dasar plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan kimia yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Limbah daripada plastik ini sangat sulit untuk terurai secara alami. Oleh karena itu penggunaan bahan plastik dapat dikatakan tidak bersahabat ataupun konservatif bagi lingkungan apabila digunakan tanpa menggunakan batasan tertentu. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kita yang berada di Indonesia, penggunaan bahan plastik bisa kita temukan di hampir seluruh aktivitas kita.padahal apabila kita sadar, kita mampu berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali (reuse). Dengan demikian secara tidak langsung kita telah mengurangi limbah plastik yang dapat terbuang percuma setelah digunakan (reduce). Atau bahkan lebih bagus lagi jika kita dapat mendaur ulang plastik menjadi seuatu yang lebih berguna (recycle). Perlu adanya alternatif proses daur ulang yang lebih menjanjikan dan berprospek ke depan. Salah satunya memanfaatkan kemasan botol plastik air mineral menjadi sofa. Sofa sebagai alat yang digunakan sebagai tempat duduk sekaligus penghias ruangan. Harus memiliki kekuatan dan bahan dasar yang awet sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Maka kemasan botol plastik merupakan pilihan yang tepat sebagai bahan dasar dalam pembuatan sofa ini. Pembuatan sofa botol plastik ini merupakan sebuah inovasi dimana sofa pada umumnya terbuat dari kayu dan karet ban, kemudian dilapisi busa dan ditutup dengan lapisan luar. Khusus di SMP Negeri 15 Bandar Lampung adalah salah satu sekolah yang terletak di pinggir kota namun berada di sekitar lingkungan yang padat penduduk. Seringkali ditemukan limbah plastik pada lingkungan SMP Negeri 15 dan di luar lingkungan sekolah. Meskipun upaya sekolah untuk menjaga kebersihan sudah dilakukan namun seringkali masih ditemukan sampah plastik berupa kemasan botol minuman yang dibuang dipinggir jalan. Maka dari itu sekolah harus memiliki upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Salah satu upaya ini adalah melakukan penggunaan kembali kemasan botol plastik dalam pembuatan sofa BoTik, program ini mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2019 dalam kegiatan ekstrakurkuler Karya Ilmiah Remaja (KIR). Namun awal 2020 seluruh dunia mengalami pandemi sehingga program ini pun berhenti dikarenakan sekolah diliburkan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Setelah pandemi perlahan mulai menghilang dan sekolah melakukan sistem tatap muka terbatas di akhir tahun 2021 maka kegiatan ini mulai dilanjutkan kembali.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Masalah lingkungan berskala global saat ini adalah sampah plastik. Plastik banyak dipakai dalam kehidupan sehari-hari, karena mempunyai keunggulan-keunggulan seperti kuat, ringan dan stabil. Namun plastik yang beredar di pasaran saat ini merupakan polimer sintetik yang terbuat dari minyak bumi yang sulit untuk terurai. Dari data survei salah satu akun “greenliving” yang dipostkan di media massa online, jika dalam satu hari saja jumlah sampah yang dihasilkan per individu sebanyak 9 plastik, 3 styrofoam dan 1 kemasan botol sekali pakai, dengan asumsi sekitar 228 juta penduduk di indonesia. Maka dalam sehari indonesia menghasilkan 2.052.000.000 kantong plastik, 684.000..000 styrofoam dan 228 kemasan botol sekali pakai . (Sumber : member detikforum.com/greenliving). Produk berbahan dasar plastik juga merupakan bahan anorganik buatan yang tersusun dari bahan kimia yang cukup berbahaya bagi lingkungan. Limbah daripada plastik ini sangat sulit untuk terurai secara alami. Oleh karena itu penggunaan bahan plastik dapat dikatakan tidak bersahabat ataupun konservatif bagi lingkungan apabila digunakan tanpa menggunakan batasan tertentu. Sedangkan di dalam kehidupan sehari-hari, khususnya kita yang berada di Indonesia, penggunaan bahan plastik bisa kita temukan di hampir seluruh aktivitas kita.padahal apabila kita sadar, kita mampu berbuat lebih untuk hal ini yaitu dengan menggunakan kembali (reuse). Dengan demikian secara tidak langsung kita telah mengurangi limbah plastik yang dapat terbuang percuma setelah digunakan (reduce). Atau bahkan lebih bagus lagi jika kita dapat mendaur ulang plastik menjadi seuatu yang lebih berguna (recycle). Perlu adanya alternatif proses daur ulang yang lebih menjanjikan dan berprospek ke depan. Salah satunya memanfaatkan kemasan botol plastik air mineral menjadi sofa. Sofa sebagai alat yang digunakan sebagai tempat duduk sekaligus penghias ruangan. Harus memiliki kekuatan dan bahan dasar yang awet sehingga dapat bertahan dalam jangka waktu yang lama. Maka kemasan botol plastik merupakan pilihan yang tepat sebagai bahan dasar dalam pembuatan sofa ini. Pembuatan sofa botol plastik ini merupakan sebuah inovasi dimana sofa pada umumnya terbuat dari kayu dan karet ban, kemudian dilapisi busa dan ditutup dengan lapisan luar. Khusus di SMP Negeri 15 Bandar Lampung adalah salah satu sekolah yang terletak di pinggir kota namun berada di sekitar lingkungan yang padat penduduk. Seringkali ditemukan limbah plastik pada lingkungan SMP Negeri 15 dan di luar lingkungan sekolah. Meskipun upaya sekolah untuk menjaga kebersihan sudah dilakukan namun seringkali masih ditemukan sampah plastik berupa kemasan botol minuman yang dibuang dipinggir jalan. Maka dari itu sekolah harus memiliki upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan khususnya di SMP Negeri 15 Bandar Lampung. Salah satu upaya ini adalah melakukan penggunaan kembali kemasan botol plastik dalam pembuatan sofa BoTik, program ini mulai dilaksanakan pada akhir tahun 2019 dalam kegiatan ekstrakurkuler Karya Ilmiah Remaja (KIR). Namun awal 2020 seluruh dunia mengalami pandemi sehingga program ini pun berhenti dikarenakan sekolah diliburkan untuk menghindari penyebaran virus Covid-19. Setelah pandemi perlahan mulai menghilang dan sekolah melakukan sistem tatap muka terbatas di akhir tahun 2021 maka kegiatan ini mulai dilanjutkan kembali.
Tujuan dalam perancangan ini sebagai berikut :1. Mengajarkan pada siswa mengenai cara mendaur ulang limbah botol plastik.2. Mengarahkan siswa untuk memiliki kreatifitas dalam memanfaatkan limbah botol plastik.3. Memotivasi siswa untuk membuat inovasi yang memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
Manfaat dalam perancangan ini adalah sebagai berikut :1. Mengurangi limbah kemasan botol plastik yang susah terurai2. Memberikan alternatif penanganan masalah lingkungan yang disebabkan oleh limbah plastik.3. Meningkatkan nilai ekonomis dari limbah plastik.
2 set sofa botol plastik
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter