Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 26 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" B "

NPSN

10807182

Jumlah Guru

59

Jumlah Siswa

601

Kata Pengantar

Rancangan program ini dicetuskan dalam rapat dinas Februari 2020 di SMPN 26 Bandar Lampung. Pada rapat rutin bulanan tersebut, berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Bandar Lampung, Kepala Sekolah menginstruksikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka perdana setelah pembelajaran daring selama pandemi. Selain memprioritaskan penerapan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, penyanitasi tangan, dan jaga jarak, Kepala Sekolah ingin menerapkan salam khusus bagi siswa yang ingin memasuki lingkungan sekolah, yakni berupa gerakan menangkupkan tangan sambil mengucapkan salam. Salam berupa ucapan “Assalamualaikum” yang beragam Islam dan “Selamat Pagi” bagi yang beragama non-Islam. Praktik pembiasaan budaya positif tersebut kemudian dibuat dalam sebuah video simulasi yang dikirimkan kepada seluruh siswa untuk mereka pelajari, sehingga pada saat siswa masuk mereka sudah pembiasaan baik tersebut, yang kemudian menjadi kata sandi untuk masuk ke lingkungan SMP Negeri 26 Bandar Lampung. Seluruh warga sekolah teribat dalam pelaksanaan inovasi yang disebut dengan nama BUDIMAN 26 sebagai budaya positif melalui kata sandi di SMP 26. Untuk meningkatkan disiplin terkait budaya salam ini, siswa yang tidak mengucapkan salam tidak diperkenan masuk oleh guru. Mereka disanksi dengan cara memperhatikan teman mereka yang telah mengucapkan salam dengan baik. Setelah mereka mengetahui kekeliruan dan mengulangi praktik pengucapan salam dengan baik, mereka diperkenankan masuk ke dalam lingkungan sekolah. Salam Ketika memasuki gerbang maupun salam bertemu dengan orang lain. Penerapan pembiasaan ini untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila sehingga siswa memiliki karakter yang bagus dalam keseharian mereka. Pembentukan karakter yang baik merupakan salah satu tujuan Pendidikan di Indonesia yang ditanamkan melalui Pendidikan di sekolah. Uji coba program ini dilaksanakan selama satu pekan, yakni dari tanggal 17 Februari 2020 sampai 29 Februari 2020, di sekolah setempat. Saat uji coba, seluruh tenaga pendidikan terlibat dalam sosialisasi program ini. Inovasi daerah ini diterapkan mulai dari 27 September 2021 sampai saat ini dan diharapkan praktik ini menjadi budaya tetap di SMP Negeri 26 Bandar Lampung.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Rancangan program ini dicetuskan dalam rapat dinas Februari 2020 di SMPN 26 Bandar Lampung. Pada rapat rutin bulanan tersebut, berdasarkan Surat Edaran Wali Kota Bandar Lampung, Kepala Sekolah menginstruksikan untuk melaksanakan pembelajaran tatap muka perdana setelah pembelajaran daring selama pandemi. Selain memprioritaskan penerapan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, penyanitasi tangan, dan jaga jarak, Kepala Sekolah ingin menerapkan salam khusus bagi siswa yang ingin memasuki lingkungan sekolah, yakni berupa gerakan menangkupkan tangan sambil mengucapkan salam. Salam berupa ucapan “Assalamualaikum” yang beragam Islam dan “Selamat Pagi” bagi yang beragama non-Islam. Praktik pembiasaan budaya positif tersebut kemudian dibuat dalam sebuah video simulasi yang dikirimkan kepada seluruh siswa untuk mereka pelajari, sehingga pada saat siswa masuk mereka sudah pembiasaan baik tersebut, yang kemudian menjadi kata sandi untuk masuk ke lingkungan SMP Negeri 26 Bandar Lampung. Seluruh warga sekolah teribat dalam pelaksanaan inovasi yang disebut dengan nama BUDIMAN 26 sebagai budaya positif melalui kata sandi di SMP 26. Untuk meningkatkan disiplin terkait budaya salam ini, siswa yang tidak mengucapkan salam tidak diperkenan masuk oleh guru. Mereka disanksi dengan cara memperhatikan teman mereka yang telah mengucapkan salam dengan baik. Setelah mereka mengetahui kekeliruan dan mengulangi praktik pengucapan salam dengan baik, mereka diperkenankan masuk ke dalam lingkungan sekolah. Salam Ketika memasuki gerbang maupun salam bertemu dengan orang lain. Penerapan pembiasaan ini untuk mewujudkan profil pelajar Pancasila sehingga siswa memiliki karakter yang bagus dalam keseharian mereka. Pembentukan karakter yang baik merupakan salah satu tujuan Pendidikan di Indonesia yang ditanamkan melalui Pendidikan di sekolah. Uji coba program ini dilaksanakan selama satu pekan, yakni dari tanggal 17 Februari 2020 sampai 29 Februari 2020, di sekolah setempat. Saat uji coba, seluruh tenaga pendidikan terlibat dalam sosialisasi program ini. Inovasi daerah ini diterapkan mulai dari 27 September 2021 sampai saat ini dan diharapkan praktik ini menjadi budaya tetap di SMP Negeri 26 Bandar Lampung.
Inovasi daerah ini secara internal sekolah bertujuan untuk menanamkan budaya positif terhadap seluruh warga sekolah, yakni berupa pembiasaan mengucapkan salam ketika bertemu orang lain. Tujuan lainnya ialah memberikan kontribusi kepada pemerintah daerah terkait program inovasi yang diharapkan dapat diterapkan juga di lingkungan lain.
Melalui inovasi “Pembiasaan Budaya Positif melalui Kata Sandi sebagai Akses Masuk SMP Negeri 26 Bandar Lampung”, banyak manfaat yang diperoleh baik untuk individu siswa maupun bagi lingkungan sekolah.Bagi anak, program ini akan membiasakan anak menghargai orang lain, disiplin, dan tertib saat memasuki lingkungan sekolah. Bagi sekolah, program ini sejalan dengan jargon BERTADARUS yang diusung SMPN 26 Bandar Lampung, yakni Bersih, Tertib, Aman, Cerdas, dan Religius. Sebab, pembiasaan pengucapan salam tentu saja menumbuhkan nilai religius di lingkungan sekolah.
Hasil inovasi yang sejauh ini dirasakan sekolah adalah timbulnya ketertiban siswa saat memasuki lingkungan sekolah. Secara bergantian, siswa mengucapkan salam kepada guru piket sebagai kata sandi untuk masuk ke sekolah. Di sisi lain, tentu tumbuh pula nilai rasa menghormati dan menghargai siswa kepada guru dan teman-temannya. Pemberian salam juga menanamkan nilai religius pada siswa. Semoga pembiasaan budaya ini dapat membawa pengaruh positif bagi guru SMPN 26 Bandar Lampung.
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter