Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 19 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" A "

NPSN

10807208

Jumlah Guru

73

Jumlah Siswa

938

Kata Pengantar

Dunia sedang menghadapi krisis kesehatan dan social ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh pandemic covid-19. Di Indonesia kehidupan jutaan anak-anak dan keluarga telah berubah lockdown dan penutupan berbagai sarana mempengaruhi pendidikan, kesehatan mental, dan akses mereka ke layanan kesehatan dasar (Kusumo et al., 2020) Dari kondisi ini penulis memilih pengolahan jahe menjadi permen yang kenyal yang bermanfaat untuk kesehatan yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa karena tektur permen jahe yang dihasilkan adalah kenyal bukan keras, hal ini disebabkan adanya gelatin dan penggunaan gula cair atau glukosa cair (Ngatirah & Dewi, 2020). Jahe (Zingiber officinale) bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, bahan obat tradisional, atau dibuat minuman. Menurut Usada Bali, rimpang jahe digunakan sebagai ramuan obat luar (boreh) untuk mengobati penyakit rematik (tuju), dan ramuan membuat minuman untuk mengobati penyakit impoten (wandu). Secara umum, jahe memiliki kandungan zat gizi dan senyawa kimia aktif yang berfungsi preventif (pencegahan) dan kuratif (penyembuhan). Dari segi nutrisi, jahe mengandung kalori, karbohidrat, serat, protein, sodium, besi, otasium, magnesium, fosfor, zeng, folat, vitamin C, vitamin B6, vitamin A, riboflavin dan niacin. Beberapa senyawa kimia aktif dalam rimpang jahe yang berefek farmakologis terhadap kesehatan PROSES PEMBUATAN Proses pembuatan Permen Jahe Jahe bubuk 1 sdm dan agar-agar bubuk dilarutkan pada air 250 ml dimasak dengan wajan, dan ditambah dengan gula pasir 200gr (yang sudah dicampur dengan tapioka 8gr), HFS cair 8gr, Pemasakan dilakukan sampai cairan mengental dan berbau harum. Selama pemasakan harus selalu diaduk dengan pengaduk kayu. Ciri adonan siap dicetak adalah dites dengan cara diambil sedikit dan diteteskan ke dalam air dingin. Jika sudah tidak pecah (menyebar) maka adonan siap dicetak. Ketika sudah mengental, adonan dituang ke atas loyang, kemudian dipotong bentuk kota

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Dunia sedang menghadapi krisis kesehatan dan social ekonomi global yang belum pernah terjadi sebelumnya yang dipicu oleh pandemic covid-19. Di Indonesia kehidupan jutaan anak-anak dan keluarga telah berubah lockdown dan penutupan berbagai sarana mempengaruhi pendidikan, kesehatan mental, dan akses mereka ke layanan kesehatan dasar (Kusumo et al., 2020) Dari kondisi ini penulis memilih pengolahan jahe menjadi permen yang kenyal yang bermanfaat untuk kesehatan yang disukai oleh anak-anak maupun orang dewasa karena tektur permen jahe yang dihasilkan adalah kenyal bukan keras, hal ini disebabkan adanya gelatin dan penggunaan gula cair atau glukosa cair (Ngatirah & Dewi, 2020). Jahe (Zingiber officinale) bisa dimanfaatkan sebagai bumbu masakan, bahan obat tradisional, atau dibuat minuman. Menurut Usada Bali, rimpang jahe digunakan sebagai ramuan obat luar (boreh) untuk mengobati penyakit rematik (tuju), dan ramuan membuat minuman untuk mengobati penyakit impoten (wandu). Secara umum, jahe memiliki kandungan zat gizi dan senyawa kimia aktif yang berfungsi preventif (pencegahan) dan kuratif (penyembuhan). Dari segi nutrisi, jahe mengandung kalori, karbohidrat, serat, protein, sodium, besi, otasium, magnesium, fosfor, zeng, folat, vitamin C, vitamin B6, vitamin A, riboflavin dan niacin. Beberapa senyawa kimia aktif dalam rimpang jahe yang berefek farmakologis terhadap kesehatan PROSES PEMBUATAN Proses pembuatan Permen Jahe Jahe bubuk 1 sdm dan agar-agar bubuk dilarutkan pada air 250 ml dimasak dengan wajan, dan ditambah dengan gula pasir 200gr (yang sudah dicampur dengan tapioka 8gr), HFS cair 8gr, Pemasakan dilakukan sampai cairan mengental dan berbau harum. Selama pemasakan harus selalu diaduk dengan pengaduk kayu. Ciri adonan siap dicetak adalah dites dengan cara diambil sedikit dan diteteskan ke dalam air dingin. Jika sudah tidak pecah (menyebar) maka adonan siap dicetak. Ketika sudah mengental, adonan dituang ke atas loyang, kemudian dipotong bentuk kota
Pendidikan kewirausahaan bertujuan untuk membentuk manusia secara utuh (holistik), sebagai insan yang memiliki karakter, pemahaman dan ketrampilan sebagai wirausaha. Terbentuknya pribadi-pribadi wirausaha merupakan indikator dari keberhasilan pelaksanaan program kewirausahaan di SMP. Keberhasilan program kewirausahaan di SMP dapat diketahui melalui hasil kinerja yang telah dicapai sekolah, dalam hal ini Kepala Sekolah, Guru dan terutama Peserta didik. Tujuan yang dicapai dari program kewirausahaan adalah: 1. Lingkungan sekolah yang bernuansa kewirausahaan, 2. Pembelajaran yang mengintegrasikan model desain thinking dalam proses creative problem solving 3. Peserta didik memiliki karakter dan perilaku wirausaha 4. Peserta didik yang mampu berwirausaha secara mandiri atau kelompok
1.4 Manfaat 1. Terbentuknya jiwa-jiwa entrepreneur pada PesertaDidik. 2. MeningkatnyaKreativitas dan literasidalamberwirausahaPesertaDidik. 3. MeningkatnyaDayainisiatif sekolah untukmengembangkan program kewirausahaan. 4. Mendorong sekolah untukmengembangkanpribadipesertadidik yang memilikikarakterwirausaha. 5. Meningkatnyapendayagunaanpotensisumberdaya sekolah, keunggulanlokal dan masyarakatsecara optimal. 6. TerjalinnyaKemitraandalammengembangkan program kewirausahaan. 7. Terbentuknya praktik-praktikterbaik (best practices) penyelenggaraan program kewirausahaan berbasiskeunggulanlokal yang dapatdirujuk sekolah lain.
Hasil Inovasi Hasil pembuatan permen jahe kenyal di kemas menjadi kemasan yang ekonomis
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter