Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 6 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" A "

NPSN

10807191

Jumlah Guru

62

Jumlah Siswa

970

Kata Pengantar

Pandemi Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 (Coronavirus disease 2019, disingkat Covid-19), di seluruh dunia untuk semua negara. Penyakit ini disebabkan oleh virus korona jenis baru. Wabah Covid-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga Juli 2022 lebih dari 598 Juta orang (kasus) telah dilaporkan lebih dari 219 negara dan wilayah seluruh dunia, mengakibatkan lebih dari 6,48 Juta orang meninggal dunia. Di Indonesia sendiri hingga saat Juli 2022 sudah terjadi 6,32 Juta kasus Covid 19 dan 157 ribu jiwa telah meninggal dunia. Covid-19 menyebar di antara orang-orang terutama melalui percikan pernapasan (droplet) yang dihasilkan selama batuk. Percikan ini juga dapat dihasilkan dari bersin dan pernapasan normal. Selain itu, virus dapat menyebar akibat menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah seseorang. Upaya untuk mencegah penyebaran virus korona termasuk pembatasan perjalanan, karantina, pemberlakuan jam malam, penundaan dan pembatalan acara, serta penutupan fasilitas. Kebijakan Pencegahan Penyebaran Covid 19 juga diberlakukan di Indonesia. Salah satunya adalah Kebijakan Pembatasan pada pelaksanaan kegiatan Pembelajaran disekolah, dimana siswa diwajibkan untuk belajar dari rumah melalui daring maupun luring. Menindaklanjuti putusan pemerintah tersebut, UPT SMPN 6 Bandar Lampung memutuskan untuk membuat Fasilitas Web (E-learning) yang dapat digunakan sebagai wadah untuk guru dan siswa melakukan kegiatan pembelajaran daring. E-learning itu sendiri adalah sistem pembelajaran elektronik dimana metode ini memanfaatkan teknologi informasi untuk membuat hingga mendistribusikan materi pembelajaran ke penggunanya. Manfaat E-Learning, 1. Media Pembelajaran yang Variatif, Dengan e-learning, sebagai mentor Anda bisa mengubah materi belajar ke berbagai format media. Misal video, teks, PDF, hingga game ataupun simulasi interaktif. 2. Otomatisasi Proses Administrasi, Artinya, seluruh proses yang tadinya manual bisa dikerjakan oleh sistem. Mulai dari membagikan modul, mengumpulkan tugas, membagikan nilai, hingga mengadakan ujian. 3. Bisa Mengakses Materi di Mana Saja dan Kapanpun, Tidak harus di sekolah atau kantor, e-learning memungkinkan Anda mengakses materi di mana saja dan kapanpun. Asal tersambung dengan internet, Anda bisa mempelajari materi. 4. Lebih Fleksibel, Meski mentor dan murid tidak bertemu langsung, pembelajaran e-learning tetap bisa dilakukan. 5. Serta Lebih Efisien, Bagi penyelenggara pembelajaran e-learning, biaya operasional bisa lebih hemat. Pengeluaran untuk kelas fisik, perawatan infrastruktur, transportasi, dan sebagainya tidak sebanyak saat offline. Sehingga E-learning ini sangat efektif dan efisien penggunaannya pada saat pendemi Covid 19 ini.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Pandemi Covid-19 adalah peristiwa menyebarnya Penyakit koronavirus 2019 (Coronavirus disease 2019, disingkat Covid-19), di seluruh dunia untuk semua negara. Penyakit ini disebabkan oleh virus korona jenis baru. Wabah Covid-19 pertama kali dideteksi di Kota Wuhan, Hubei, Tiongkok pada tanggal 31 Desember 2019, dan ditetapkan sebagai pandemi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada tanggal 11 Maret 2020. Hingga Juli 2022 lebih dari 598 Juta orang (kasus) telah dilaporkan lebih dari 219 negara dan wilayah seluruh dunia, mengakibatkan lebih dari 6,48 Juta orang meninggal dunia. Di Indonesia sendiri hingga saat Juli 2022 sudah terjadi 6,32 Juta kasus Covid 19 dan 157 ribu jiwa telah meninggal dunia. Covid-19 menyebar di antara orang-orang terutama melalui percikan pernapasan (droplet) yang dihasilkan selama batuk. Percikan ini juga dapat dihasilkan dari bersin dan pernapasan normal. Selain itu, virus dapat menyebar akibat menyentuh permukaan benda yang terkontaminasi dan kemudian menyentuh wajah seseorang. Upaya untuk mencegah penyebaran virus korona termasuk pembatasan perjalanan, karantina, pemberlakuan jam malam, penundaan dan pembatalan acara, serta penutupan fasilitas. Kebijakan Pencegahan Penyebaran Covid 19 juga diberlakukan di Indonesia. Salah satunya adalah Kebijakan Pembatasan pada pelaksanaan kegiatan Pembelajaran disekolah, dimana siswa diwajibkan untuk belajar dari rumah melalui daring maupun luring. Menindaklanjuti putusan pemerintah tersebut, UPT SMPN 6 Bandar Lampung memutuskan untuk membuat Fasilitas Web (E-learning) yang dapat digunakan sebagai wadah untuk guru dan siswa melakukan kegiatan pembelajaran daring. E-learning itu sendiri adalah sistem pembelajaran elektronik dimana metode ini memanfaatkan teknologi informasi untuk membuat hingga mendistribusikan materi pembelajaran ke penggunanya. Manfaat E-Learning, 1. Media Pembelajaran yang Variatif, Dengan e-learning, sebagai mentor Anda bisa mengubah materi belajar ke berbagai format media. Misal video, teks, PDF, hingga game ataupun simulasi interaktif. 2. Otomatisasi Proses Administrasi, Artinya, seluruh proses yang tadinya manual bisa dikerjakan oleh sistem. Mulai dari membagikan modul, mengumpulkan tugas, membagikan nilai, hingga mengadakan ujian. 3. Bisa Mengakses Materi di Mana Saja dan Kapanpun, Tidak harus di sekolah atau kantor, e-learning memungkinkan Anda mengakses materi di mana saja dan kapanpun. Asal tersambung dengan internet, Anda bisa mempelajari materi. 4. Lebih Fleksibel, Meski mentor dan murid tidak bertemu langsung, pembelajaran e-learning tetap bisa dilakukan. 5. Serta Lebih Efisien, Bagi penyelenggara pembelajaran e-learning, biaya operasional bisa lebih hemat. Pengeluaran untuk kelas fisik, perawatan infrastruktur, transportasi, dan sebagainya tidak sebanyak saat offline. Sehingga E-learning ini sangat efektif dan efisien penggunaannya pada saat pendemi Covid 19 ini.
Aplikasi E-Learning dibuat guna membantu guru dan siswa untuk lebih mudah dan efektif dalam melaksanakan pembelajaran dalam masa Pandemi COVID 19.
Aplikasi E-Learning dapat membantu guru dan siswa untuk lebih mudah dan efektif dalam melaksanakan pembelajaran dalam masa Pandemi COVID 19.
Guru dan siswa lebih mudah dan efektif dalam melaksanakan pembelajaran secara daring dalam masa Pandemi COVID 19 dengan menggunakan aplikasi E-Learning.
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter