Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 16 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" A "

NPSN

10807205

Jumlah Guru

59

Jumlah Siswa

904

Kata Pengantar

Dalam rancang bangun inovasi yang dibutuhkan adalah sebuah komputer server dengan spesifikasi yakni: 1. Prosecor Minimala i3 atau setaranya 2. Windows 10 3. RAM 16 Gb 4. Harddisk 500 Gb 5. Akses Internet dengan kecepatan minimal 50 Mbps 6. Jaringan IP Publik. Komputer server ini berfungsi sebagai pusat database sekolah yakni data Guru , Data Tenaga Kependidikan dan Data Siswa. Data tersebut dimasukkan dalam suatu Aplikasi dari Kemendikbud RI yang bernama DAPODIK, kemudian untuk pelaporan hasil belajar siswa atau yang biasa dikenal dengan Raport terkoneksi juga dengan Aplikasi yakni E-Raport, yang dimana data E-Raport berasal dari DAPODIK. Awal mulanya inovasi ini adalah dalam proses penginputan Data Dapodik dan Eraport, para Guru, Tenaga Kependidikan dan Orangtua Siswa harus menggunakan satu komputer milik operator sekolah. Yang tentu saja dengan banyak jumlah guru dan tenaga kependidikan yang ada dan juga siswa yang banyak, maka jika menggunakan satu computer seorang operator makan akan kerepotan dan menghambat proses penginputan data, berdasarkan hal tersebut maka dibuatkan alternatif untuk memfasilitasi guru, tenaga kependidikan dan siswa dalam proses input atau update data pribadinya. dikarenakan jumlah pengisi data cukup banyak maka dibuatkan lah suatu jaringan komputer, yang terhubung dengan Server dengan menggunakan perangkat jaringan LAN. Tetapi muncul Kembali sebuah masalah yaitu keterbatasan jumlah perangkat komputer disekolah dan jam operasioanal yang terbatas. Para guru , tenaga kependidikan dan juga siswa terkendala dengan masalah waktu penginputan data, mereka ingin dalam penginputan data bisa dimana saja dan kapan pun saja. Sehingga dari pihak sekolah dan Tim Operator SMP Negeri 9 bernisiatif untuk dibuat suatu jaringan yang bisa di akses secara online, yang bisa dikerjakan dimana saja tanpa harus berada di sekolah. Untuk mewujudkan hal tersebut maka yang diperlukan adalah sebuah jaringan komputer dan internet. Yang kemudian jaringan tersebut dihubungkan dengan jaringan IP Publik, yang dimana alamat IP Publik tersebut digunakan oleh Guru, Tenaga Kependidikan dan Orangtua Siswa untuk mengakses secara online dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya fasilitas IP Publik tersebut kini proses penginputan data bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Dalam rancang bangun inovasi yang dibutuhkan adalah sebuah komputer server dengan spesifikasi yakni: 1. Prosecor Minimala i3 atau setaranya 2. Windows 10 3. RAM 16 Gb 4. Harddisk 500 Gb 5. Akses Internet dengan kecepatan minimal 50 Mbps 6. Jaringan IP Publik. Komputer server ini berfungsi sebagai pusat database sekolah yakni data Guru , Data Tenaga Kependidikan dan Data Siswa. Data tersebut dimasukkan dalam suatu Aplikasi dari Kemendikbud RI yang bernama DAPODIK, kemudian untuk pelaporan hasil belajar siswa atau yang biasa dikenal dengan Raport terkoneksi juga dengan Aplikasi yakni E-Raport, yang dimana data E-Raport berasal dari DAPODIK. Awal mulanya inovasi ini adalah dalam proses penginputan Data Dapodik dan Eraport, para Guru, Tenaga Kependidikan dan Orangtua Siswa harus menggunakan satu komputer milik operator sekolah. Yang tentu saja dengan banyak jumlah guru dan tenaga kependidikan yang ada dan juga siswa yang banyak, maka jika menggunakan satu computer seorang operator makan akan kerepotan dan menghambat proses penginputan data, berdasarkan hal tersebut maka dibuatkan alternatif untuk memfasilitasi guru, tenaga kependidikan dan siswa dalam proses input atau update data pribadinya. dikarenakan jumlah pengisi data cukup banyak maka dibuatkan lah suatu jaringan komputer, yang terhubung dengan Server dengan menggunakan perangkat jaringan LAN. Tetapi muncul Kembali sebuah masalah yaitu keterbatasan jumlah perangkat komputer disekolah dan jam operasioanal yang terbatas. Para guru , tenaga kependidikan dan juga siswa terkendala dengan masalah waktu penginputan data, mereka ingin dalam penginputan data bisa dimana saja dan kapan pun saja. Sehingga dari pihak sekolah dan Tim Operator SMP Negeri 9 bernisiatif untuk dibuat suatu jaringan yang bisa di akses secara online, yang bisa dikerjakan dimana saja tanpa harus berada di sekolah. Untuk mewujudkan hal tersebut maka yang diperlukan adalah sebuah jaringan komputer dan internet. Yang kemudian jaringan tersebut dihubungkan dengan jaringan IP Publik, yang dimana alamat IP Publik tersebut digunakan oleh Guru, Tenaga Kependidikan dan Orangtua Siswa untuk mengakses secara online dimana saja dan kapan saja. Dengan adanya fasilitas IP Publik tersebut kini proses penginputan data bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.
Untuk memberikan mengakses Di Portal Belajar, Absensi Secara Online Laporan Siswa
Para Guru, Tenaga Kependidikan dan Orangtua Siswa dan Siswa bisa mengakses layanan secara Online dan Pembelajaran Online dalam kondisi Covid dan menghidari dari Kerumunan atau keramaian
Yang berupa Link atau Akses Data Secara Online Sistem Pembelajaran Daring
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter