Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 35 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" B "

NPSN

69969832

Jumlah Guru

41

Jumlah Siswa

508

Kata Pengantar

Ziarah kubur secara bahasa ialah mengunjungi atau mendatangi ke kubur, dengan maksud untuk mendo’akan ahli kubur agar mendapatkan ampunan, dan rahmat dari Allah SWT, dengan membaca kalimat thayyibah seperti tahlil, tasbih, shalawat dan membaca Al-Qur’an. Selain dengan tujuan mendo’akan ahli kubur, ziarah kubur memiliki banyak hikmah, di antaranya yaitu mengingat akan alam akhirat, agar dapat berzuhud terhadap dunia, dan memberikan pelajaran yang baik berupa memperbanyak amal shalih Sebagai Unsur Tradisi dan Budaya Tradisi (bahasa Latin : tradition artinya diteruskan) menurut bahasa adalah suatu kebiasaan yang berkembang di masyarakat, yang menjadi adat kebiasaan, atau yang diasimilasikan dengan ritual adat atau agama. Sedangkan menurut kamus Antropologi sama dengan adat istiadat yang bersifat magis religious dari suatu kehidupan penduduk asli yang meliputi nilainilai budaya, norma-norma, hukum dan aturan-aturan yang saling berkaitan. Kemudian menjadi suatu sistem atau peraturan yang sudah menyatu dengan konsep sistem budaya dari suatu kebudayaan untuk mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan sosial. Sedangkan dalam kamus Sosiologi, tradisi diartikan sebagai kepercayaan turun temurun yang dapat dipelihara. Tradisi juga dikatakan sebagai suatu kebiasaan yang turun temurun dalam sebuah masyarakat, dengan sifatnya yang luas tradisi bisa meliputi segala kompleks kehidupan, sehingga tidak mudah disisihkan dengan perincian yang tepat dan pasti1. Telaah Penelitian, penyelidikan, mempelajari dengan seksama. 2. Hadis Menurut Madzhab Ahl As-Sunah, hadis ialah segala sesuatu yang disandarkan kepada nabi Muhamad Saw baik berupa perkataan, perbuatan, dan pernyataan (taqriri) dan sebagainya. Menurut Madzhab Syi’ah Imamiyah, hadis (sunah) ialah setiap yang dikerjakan, diucapkan, atau diakui oleh seorang yang memiliki sifat ma’shum yang bertalian dengan penetapan hukum dan keterangan- keterangan hukum. Menurut keyakinan Madzhab Syi’ah, sifat ma’shum bukan hanya dinisbatkan pada nabi Muhammad Saw, tetapi juga kepada imam-imam mereka. Hadis di kalangan para ulama Ahl Wahabi dipahami dengan cara tekstual.. Konsep Ziarah dalam Hadis Di awal perkembangan Islam, ziarah kubur sempat dilarang oleh syari’at. Pertimbangan akan timbulnya fitnah syirik di tengah-tengah umat menjadi faktor dilarangnya ziarah kupur pada waktu itu. Namun, seiring perkembangan dan kemajuanIslam larangan ini dihapus dan syari’at menganjurkan umat Islam untuk berziarah kubur agar mereka dapat mengambil pelajaran dari hal tersebut, diantaranya mengingat kematian yang pasti dan akan segera menjemput. Sehingga hal tersebut dapat melembutkan hati mereka dan senantiasa mengingat kehidupan akhirat yang akan dijalani kelak.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Ziarah kubur secara bahasa ialah mengunjungi atau mendatangi ke kubur, dengan maksud untuk mendo’akan ahli kubur agar mendapatkan ampunan, dan rahmat dari Allah SWT, dengan membaca kalimat thayyibah seperti tahlil, tasbih, shalawat dan membaca Al-Qur’an. Selain dengan tujuan mendo’akan ahli kubur, ziarah kubur memiliki banyak hikmah, di antaranya yaitu mengingat akan alam akhirat, agar dapat berzuhud terhadap dunia, dan memberikan pelajaran yang baik berupa memperbanyak amal shalih Sebagai Unsur Tradisi dan Budaya Tradisi (bahasa Latin : tradition artinya diteruskan) menurut bahasa adalah suatu kebiasaan yang berkembang di masyarakat, yang menjadi adat kebiasaan, atau yang diasimilasikan dengan ritual adat atau agama. Sedangkan menurut kamus Antropologi sama dengan adat istiadat yang bersifat magis religious dari suatu kehidupan penduduk asli yang meliputi nilainilai budaya, norma-norma, hukum dan aturan-aturan yang saling berkaitan. Kemudian menjadi suatu sistem atau peraturan yang sudah menyatu dengan konsep sistem budaya dari suatu kebudayaan untuk mengatur tindakan atau perbuatan manusia dalam kehidupan sosial. Sedangkan dalam kamus Sosiologi, tradisi diartikan sebagai kepercayaan turun temurun yang dapat dipelihara. Tradisi juga dikatakan sebagai suatu kebiasaan yang turun temurun dalam sebuah masyarakat, dengan sifatnya yang luas tradisi bisa meliputi segala kompleks kehidupan, sehingga tidak mudah disisihkan dengan perincian yang tepat dan pasti1. Telaah Penelitian, penyelidikan, mempelajari dengan seksama. 2. Hadis Menurut Madzhab Ahl As-Sunah, hadis ialah segala sesuatu yang disandarkan kepada nabi Muhamad Saw baik berupa perkataan, perbuatan, dan pernyataan (taqriri) dan sebagainya. Menurut Madzhab Syi’ah Imamiyah, hadis (sunah) ialah setiap yang dikerjakan, diucapkan, atau diakui oleh seorang yang memiliki sifat ma’shum yang bertalian dengan penetapan hukum dan keterangan- keterangan hukum. Menurut keyakinan Madzhab Syi’ah, sifat ma’shum bukan hanya dinisbatkan pada nabi Muhammad Saw, tetapi juga kepada imam-imam mereka. Hadis di kalangan para ulama Ahl Wahabi dipahami dengan cara tekstual.. Konsep Ziarah dalam Hadis Di awal perkembangan Islam, ziarah kubur sempat dilarang oleh syari’at. Pertimbangan akan timbulnya fitnah syirik di tengah-tengah umat menjadi faktor dilarangnya ziarah kupur pada waktu itu. Namun, seiring perkembangan dan kemajuanIslam larangan ini dihapus dan syari’at menganjurkan umat Islam untuk berziarah kubur agar mereka dapat mengambil pelajaran dari hal tersebut, diantaranya mengingat kematian yang pasti dan akan segera menjemput. Sehingga hal tersebut dapat melembutkan hati mereka dan senantiasa mengingat kehidupan akhirat yang akan dijalani kelak.
1. Untuk mengetahui tradisi ziarah pada peziarahan Kupang Kota. 2. Untuk mengetahui kesesuaian hadits -hadits Nabi dengan tradisi ziarah di peziarahan Kupang Kota. 3. Mengetahuai pendapat masyarakat tentang ziarah kubur.
1. Pengetahuan pengayaan studi takhrij hadis2. Memberikan kontribusi secara khusus berupa pengetahuan kualitas dankuantitas hadits ziarah kubur bagi perempuan dalam kitab Shahih Bukharidan Shahih Muslim, serta dari beberapa sumber lainya seperti penilaian Al- Bani terhadap hadis tersebut dan hadis ziarah kubur bagi perempuan yangditemukan dari referensi lain seperti kitab Syi’ah, Al-Kafi
Dalam penelitian deskriptif observasi berguna untuk menjelaskan, memberikan dan merinci gejala yang terjadi. Observasi ini dilakukan karena peneliti ingin memperoleh data yang konkrit dan lebih mendalam
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter