Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 29 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" A "

NPSN

10807185

Jumlah Guru

82

Jumlah Siswa

943

Kata Pengantar

Rancang bangun inovasi kegiatan kerohanian islam di UPT SMP Negeri 29 Bandar Lampung Dalam rangka mewujudkan visi,misi, dan tujuan UPT SMP Negeri 29 Bandar Lampung yaitu " Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan ", maka SMP Negeri 29 Bandar Lampung mengadakan kegiatan rutin pembacaan Surat Yassin dan kultum yang di laksanakan oleh siswa/siswi SMP Negeri 29 Bandar Lampung di setiap hari jumat. Selain kegiatan tersebut diatas, guru dan siswa juga mengumpulkan infaq dan sedekah secara suka rela yang kemudian infaq tersebut dialokasikan untuk diberikan kepada petugas - petugas kebersihan yang ada dilingkungan SMP Negeri 29 Bandar Lampung, dan tidak menutup kemungkinan untuk kedepanya infaq dan sedekah tersebut akan di perluas lagi diluar lingkungan sekolah, misalnya memberikan bantuan kepada panti asuhan. Dan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, maka kepala sekolah membuat sk pembagian tugas pelaksanaan kerohanian islam yang melibatkan seluruh guru pendidikan agama Islam ( PAI ) di sekolah, selanjutnya guru PAI berkoordinasi dengan wali kelas untuk menentukan jadwal pelaksanaan dan pembagian tugas, lalu masing - masing wali kelas menunjuk, mempersiapkan dan melatih siswa yang akan melaksanakan tugas. Pada saat pelaksanaan, kelas yang bertugas dibantu dengan OSIS untuk mempersiapkan segala kebutuhan kegiatan tersebut, diantaranya membersihkan dan membentang karpet, menyetel sound system, menyiapkan kursi untuk para petugas, menyediakan kotak infaq, lalu mengembalikan ke posisi semula setelah kegiatan selesai. Adapun kegiatan kerohanian islam tersebut meliputi : 1. Pembawa acara membuka susunan acara dengan menggunakan 2 bahasa ( Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ) secara bergantian 2. Siswa dan guru membaca Surat Yassin bersama - sama dengan dipimpin oleh salah satu siswa yang bertugas. 3. Siswa yang bertugas menyampaikan kultum 4. Petugas berkeliling mengambil infaq dari guru dan siswa 5. Siswa dan guru berdoa dipimpin oleh salah satu siswa yang bertugas 6. Acara ditutup oleh pembawa acara dengan menggunakan 2 bahasa Setelah acara ditutup, guru pendidikan agama islam memberikan feed back tentang pelaksanaan kegiatan dari masing - masing petugas dengan tujuan agar kedepannya akan lebih baik lagi, selanjutnya siswa yang bertugas diberikan reward berupa bingkisan ( alat tulis ) sebagai apresiasi kepada siswa yang bertugas agar anak lebih termotivasi.Lalu infaq yang terkumpul selanjutnya dibagikan kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah. Untuk meningkatkan inovasi kegiatan kerohanian islam, kedepannya akan ditambahkan: 1. Penggunaan bahasa lampung dari 2 bahasa yang telah digunakan 2. Mengundang ustad /ustadzah dalam kurun waktu sebulan sekali dari luar lingkungan sekolah sebagai nara sumber 3. Memberikan pertanyaan spontan kepada siswa dan memberikan reward bagi siswa yang berhasil menjawab.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Rancang bangun inovasi kegiatan kerohanian islam di UPT SMP Negeri 29 Bandar Lampung Dalam rangka mewujudkan visi,misi, dan tujuan UPT SMP Negeri 29 Bandar Lampung yaitu " Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan ", maka SMP Negeri 29 Bandar Lampung mengadakan kegiatan rutin pembacaan Surat Yassin dan kultum yang di laksanakan oleh siswa/siswi SMP Negeri 29 Bandar Lampung di setiap hari jumat. Selain kegiatan tersebut diatas, guru dan siswa juga mengumpulkan infaq dan sedekah secara suka rela yang kemudian infaq tersebut dialokasikan untuk diberikan kepada petugas - petugas kebersihan yang ada dilingkungan SMP Negeri 29 Bandar Lampung, dan tidak menutup kemungkinan untuk kedepanya infaq dan sedekah tersebut akan di perluas lagi diluar lingkungan sekolah, misalnya memberikan bantuan kepada panti asuhan. Dan untuk melaksanakan kegiatan tersebut, maka kepala sekolah membuat sk pembagian tugas pelaksanaan kerohanian islam yang melibatkan seluruh guru pendidikan agama Islam ( PAI ) di sekolah, selanjutnya guru PAI berkoordinasi dengan wali kelas untuk menentukan jadwal pelaksanaan dan pembagian tugas, lalu masing - masing wali kelas menunjuk, mempersiapkan dan melatih siswa yang akan melaksanakan tugas. Pada saat pelaksanaan, kelas yang bertugas dibantu dengan OSIS untuk mempersiapkan segala kebutuhan kegiatan tersebut, diantaranya membersihkan dan membentang karpet, menyetel sound system, menyiapkan kursi untuk para petugas, menyediakan kotak infaq, lalu mengembalikan ke posisi semula setelah kegiatan selesai. Adapun kegiatan kerohanian islam tersebut meliputi : 1. Pembawa acara membuka susunan acara dengan menggunakan 2 bahasa ( Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris ) secara bergantian 2. Siswa dan guru membaca Surat Yassin bersama - sama dengan dipimpin oleh salah satu siswa yang bertugas. 3. Siswa yang bertugas menyampaikan kultum 4. Petugas berkeliling mengambil infaq dari guru dan siswa 5. Siswa dan guru berdoa dipimpin oleh salah satu siswa yang bertugas 6. Acara ditutup oleh pembawa acara dengan menggunakan 2 bahasa Setelah acara ditutup, guru pendidikan agama islam memberikan feed back tentang pelaksanaan kegiatan dari masing - masing petugas dengan tujuan agar kedepannya akan lebih baik lagi, selanjutnya siswa yang bertugas diberikan reward berupa bingkisan ( alat tulis ) sebagai apresiasi kepada siswa yang bertugas agar anak lebih termotivasi.Lalu infaq yang terkumpul selanjutnya dibagikan kepada petugas kebersihan dan penjaga sekolah. Untuk meningkatkan inovasi kegiatan kerohanian islam, kedepannya akan ditambahkan: 1. Penggunaan bahasa lampung dari 2 bahasa yang telah digunakan 2. Mengundang ustad /ustadzah dalam kurun waktu sebulan sekali dari luar lingkungan sekolah sebagai nara sumber 3. Memberikan pertanyaan spontan kepada siswa dan memberikan reward bagi siswa yang berhasil menjawab.
1. Meningkatkan iman taqwa siswa dan guru SMPN 29 Bandar Lampung2. Melatih siswa berani tampil di depan umum
1. Melatih siswa berbagi, berempati kepada siswa2. Lebih memantapkan siswa dalam membaca surat yasin
1. Siswa terlatih dalam pembacaan surat yasin2. Siswa diharapkan lebih berakhlak mulia3. Siswa berlomba-lomba dalam berbuat kebaikan4. Setiap minggu ada penambahan dari jumlah infak yang diterima
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter