Email

disdikbud.kota@bandarlampungkota.go.id

Telepon

0721 253752


SMP NEGERI 39 BANDAR LAMPUNG

Akreditasi

" B "

NPSN

69987782

Jumlah Guru

23

Jumlah Siswa

546

Kata Pengantar

Pada sekolah SMPN 39 Bandar Lampung didapatkan bahwa sebagian besar siswa belum menerapkan cara cuci tangan yang di anjurkan oleh pemerintah dengan menggunakan hand sanitizer maupun sabun, sedangkan pihak sekolah telah menyediakan tempat cuci tangan, dan pada setiap kelas telah disediakan hand sanitizer untuk siswa. Di kawasan sekolah banyak tanaman sirih dan jeruk nipis yang belum termanfaatkan dengan baik. Para siswa banyak menolak pakai hand sanitizer terasa gatal, tangan kering, dan aroma yang mereka tidak sukai setelah pemakaian. Alkohol yang terdapat pada hand sanitizer dapat membuat tangan menjadi kering dan menyebabkan dehidrasi pada kulit. Hand sanitizer berbasis alkohol juga dapat meningkatkan resiko infeksi virus pemicu radang saluran pencernaan. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya bahan-bahan kimia seperti alkohol diganti dengan bahan-bahan alami. Hand sanitizer adalah zat pembersih tangan tanpa menggunakan air yang dapat menghambat pertumbuhan hingga membunuh bakteri. Oleh karena itu, pihak sekolah membuat salah satu inovasi hand sanitizer dengan memanfaatkan bahan alami yang tumbuh di sekitar sekolah bernama handsalam. Pembuatan inovasi ini diawali dengan memahami tentang manfaat dan kandungan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih dan jeruk nipis. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengetahui betapa banyak manfaat menggunakan hand sanitizer dari daun sirih jeruk nipis yang bahan - bahannya bisa didapat disekitar lingkungan sekolah, bahkan dapat ditemui dalam kehidupan sehari - hari. Tahapan selanjutnya adalah pembuatan produk hand sanitizer. Melalui kegiatan praktikum ini oleh tim operator inovasi sekolah dapat memberikan hasil contoh inovasi hand sanitizer kepada siswa sebagai contoh dan dapat digunakan oleh siswa untuk kegiatan sehari - harinya. Setelah siswa mengatahui dan memahami manfaat hand sanitizer “Handsalam” didapatkan hasil meningkatnya minat siswa untuk menggunakan hand sanitizer sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19, dan peningkatan pengetahuan siswa akan pentingnya, mencuci tangan dengan benar dengan menggunakan produk hand sanitizer yang alami.

Read More

Galery Produk & Inovasi

Foto Inovasi

Berikut gambaran produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Vidio Inovasi & Produk

Berikut Vidio produk dan Inovasi yang di kembangkan olah Sekolah

Read More

Inovasi Guru

Berikut Produk dan Inovasi yang di kembangkan olah guru

Learn More

Naskah Inovasi

Pada sekolah SMPN 39 Bandar Lampung didapatkan bahwa sebagian besar siswa belum menerapkan cara cuci tangan yang di anjurkan oleh pemerintah dengan menggunakan hand sanitizer maupun sabun, sedangkan pihak sekolah telah menyediakan tempat cuci tangan, dan pada setiap kelas telah disediakan hand sanitizer untuk siswa. Di kawasan sekolah banyak tanaman sirih dan jeruk nipis yang belum termanfaatkan dengan baik. Para siswa banyak menolak pakai hand sanitizer terasa gatal, tangan kering, dan aroma yang mereka tidak sukai setelah pemakaian. Alkohol yang terdapat pada hand sanitizer dapat membuat tangan menjadi kering dan menyebabkan dehidrasi pada kulit. Hand sanitizer berbasis alkohol juga dapat meningkatkan resiko infeksi virus pemicu radang saluran pencernaan. Untuk menghindari hal tersebut, sebaiknya bahan-bahan kimia seperti alkohol diganti dengan bahan-bahan alami. Hand sanitizer adalah zat pembersih tangan tanpa menggunakan air yang dapat menghambat pertumbuhan hingga membunuh bakteri. Oleh karena itu, pihak sekolah membuat salah satu inovasi hand sanitizer dengan memanfaatkan bahan alami yang tumbuh di sekitar sekolah bernama handsalam. Pembuatan inovasi ini diawali dengan memahami tentang manfaat dan kandungan hand sanitizer berbahan dasar daun sirih dan jeruk nipis. Hal ini bertujuan agar siswa dapat mengetahui betapa banyak manfaat menggunakan hand sanitizer dari daun sirih jeruk nipis yang bahan - bahannya bisa didapat disekitar lingkungan sekolah, bahkan dapat ditemui dalam kehidupan sehari - hari. Tahapan selanjutnya adalah pembuatan produk hand sanitizer. Melalui kegiatan praktikum ini oleh tim operator inovasi sekolah dapat memberikan hasil contoh inovasi hand sanitizer kepada siswa sebagai contoh dan dapat digunakan oleh siswa untuk kegiatan sehari - harinya. Setelah siswa mengatahui dan memahami manfaat hand sanitizer “Handsalam” didapatkan hasil meningkatnya minat siswa untuk menggunakan hand sanitizer sebagai salah satu upaya pencegahan Covid-19, dan peningkatan pengetahuan siswa akan pentingnya, mencuci tangan dengan benar dengan menggunakan produk hand sanitizer yang alami.
Untuk mengetahui proses pembuatan hand sanitizer “Handsalam”, untuk peningkatan pengetahuan dan minat siswa akan pentingnya, mencuci tangan dengan benar dengan menggunakan produk hand sanitizer yang alami, dan untuk mendukung upaya pemerintah dalam upaya pencegahan penularan Covid-19.
Untuk mengetahui pemanfaatan sumber daya alam disekitar sekolah, untuk memotivasi siswa untuk memanfaatkan lingkungan sekitar guna memenuhi kebutuhan sehari-hari, dan sebagai alternatif pilihan hand sanitizer berbahan dasar alami.
Inovasi yang telah dilakukan menghasilkan produk dengan nama “Handsalam” yang memiliki arti Hand Sanitizer Alami berbentuk cair. Inovasi dilakukan dengan 100% menggunakan bahan alami tanpa campuran bahan kimia dan tanpa tambahan zat aromatik.
Read More

Artikel Guru

Subscribe Our Newsletter